Presiden Venezuela Ditangkap, Sebagian Rakyat Rayakan dengan Pesta Jalanan

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan Amerika Serikat memicu reaksi kontras di dalam dan luar negeri. Di tengah kecaman pemerintah Venezuela dan sejumlah negara, sebagian warga Venezuela justru merayakan kabar tersebut dengan berpesta di jalanan, terutama di kalangan komunitas diaspora.

Penangkapan Maduro diumumkan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui pernyataan resmi dan unggahan di media sosial pada Sabtu (3/1/2026). Trump menyebut operasi tersebut sebagai langkah tegas terhadap kepemimpinan Maduro yang selama ini dituding melakukan pelanggaran hak asasi manusia, korupsi, dan kejahatan lintas negara.

Menurut laporan sejumlah media internasional, Maduro dan istrinya Cilia Flores ditangkap dalam operasi gabungan pasukan khusus AS dan kemudian diterbangkan keluar dari wilayah Venezuela. Hingga kini, pemerintah AS menyatakan Maduro akan menghadapi proses hukum lebih lanjut di Amerika Serikat.

Baca Juga :  Perayaan HUT HPCI Ke 12 Akan dipusatkan di Bandung

Perayaan di Kalangan Warga dan Diaspora

Tak lama setelah kabar penangkapan tersebar, sejumlah warga Venezuela di luar negeri terlihat merayakan peristiwa tersebut. Di beberapa kota di Amerika Serikat seperti Miami dan Los Angeles, komunitas diaspora Venezuela berkumpul sambil mengibarkan bendera nasional, bernyanyi, dan meneriakkan yel-yel kemenangan.

Bagi mereka, penangkapan Maduro dianggap sebagai simbol berakhirnya kekuasaan yang dinilai bertanggung jawab atas krisis ekonomi, hiperinflasi, kelangkaan pangan, serta eksodus jutaan warga Venezuela dalam satu dekade terakhir.

“Ini momen yang kami tunggu bertahun-tahun,” ujar salah satu warga diaspora Venezuela kepada media setempat, menggambarkan perasaan lega dan harapan akan perubahan politik di tanah air.

Reaksi Berlawanan di Dalam Negeri

Sementara itu, di Venezuela sendiri, situasi berlangsung lebih kompleks. Pendukung Maduro menggelar aksi di Caracas dan sejumlah kota lain, mengecam penangkapan tersebut sebagai tindakan agresi dan pelanggaran kedaulatan negara.

Baca Juga :  Wamendikdasmen Buka ToT Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Guru, Tekankan Etika dan Tanggung Jawab Digital

Pemerintah Venezuela menolak klaim AS dan menegaskan bahwa Nicolás Maduro masih merupakan presiden sah. Otoritas setempat juga menyebut operasi militer asing sebagai bentuk intervensi ilegal yang melanggar hukum internasional.

Respons Internasional Terbelah

Respons dunia internasional terhadap penangkapan Maduro pun terbelah. Sejumlah negara di Amerika Latin dan tokoh oposisi Venezuela menyambut langkah AS sebagai upaya mengakhiri rezim otoriter. Sebaliknya, negara-negara seperti Kuba dan sekutunya mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai preseden berbahaya dalam hubungan internasional.

Hingga kini, situasi politik Venezuela masih belum stabil. Perkembangan selanjutnya, termasuk status hukum Maduro dan dampaknya terhadap pemerintahan Venezuela, terus menjadi perhatian dunia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Malam Ini, Simak Jam Puncak dan Jadwal Lengkapnya di Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:37 WIB

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Malam Ini, Simak Jam Puncak dan Jadwal Lengkapnya di Indonesia

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:38 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan

Berita Terbaru