Mengenal Ade Kuswara Kunang, Bupati Termuda Bekasi yang Terjaring OTT KPK

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi — Nama Ade Kuswara Kunang menjadi sorotan publik setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bekasi. Ade merupakan Bupati Bekasi periode 2025–2030 yang baru dilantik pada 20 Februari 2025.

Ade Kuswara Kunang mencatatkan sejarah sebagai bupati termuda sepanjang pemerintahan Kabupaten Bekasi. Saat dilantik, ia berusia 31 tahun 6 bulan, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya di daerah penyangga Ibu Kota tersebut.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Ade dikenal sebagai politikus muda PDI Perjuangan. Ia mengawali karier politiknya sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi, sebelum akhirnya maju dan memenangkan kontestasi Pilkada Bekasi 2024 bersama Wakil Bupati Asep Surya Atmaja.

Baca Juga :  Purbaya Bebaskan PPh 21 Pegawai Bergaji hingga Rp 10 Juta pada 2026, Ini Syarat dan Sektornya

Pelantikan Ade sempat mendapat apresiasi karena dinilai membawa semangat regenerasi kepemimpinan dan harapan baru bagi pembangunan Kabupaten Bekasi. Dengan usia muda, ia dipandang memiliki energi dan gagasan segar untuk menjawab tantangan daerah industri terbesar di Jawa Barat tersebut.

Namun, harapan itu kini diuji setelah KPK melakukan OTT di wilayah Kabupaten Bekasi. Dalam operasi tersebut, sejumlah pihak diamankan, termasuk Ade Kuswara Kunang. Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengumumkan secara resmi konstruksi perkara maupun status hukum para pihak yang diamankan.

Baca Juga :  Superflu Subclade K Menyebar Cepat, Kapan Pertama Muncul dan Bagaimana Dampaknya di Indonesia?

KPK menyatakan bahwa seluruh pihak yang terjaring OTT masih menjalani pemeriksaan intensif. Sesuai ketentuan, status hukum akan ditentukan dan diumumkan secara resmi dalam waktu 1×24 jam sejak penangkapan.

Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang tersandung operasi penegakan hukum KPK, sekaligus menjadi perhatian serius publik terhadap integritas kepemimpinan daerah. Pemerintah Kabupaten Bekasi sendiri menyatakan akan menghormati seluruh proses hukum yang berjalan.

Perkembangan lebih lanjut terkait OTT KPK di Kabupaten Bekasi masih menunggu keterangan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap
Nasyirul Falah Amru Dorong Kejaksaan Agung Eksaminasi Kasus Hukuman Mati ABK Fandy dan Mahasiswa Unram

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:43 WIB

Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:03 WIB

Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026

Berita Terbaru