BKKBN Jabar Dorong Optimalisasi IMP dan Capaian Pelayanan KB Serentak di Kota Cirebon

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon – Upaya mempercepat capaian Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dan target Pelayanan KB Serentak di Kota Cirebon terus digencarkan. Kamis (18/9/2025), mentor dan coach Kota Cirebon turun langsung ke Balai Penyuluhan Kecamatan Pekalipan untuk melakukan pembinaan intensif kepada seluruh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB).

Pembinaan dipimpin oleh Adang Syamsul Hadi, Ketua Tim Pengorganisasian Tenaga Lini Lapangan sekaligus mentor. Ia menekankan strategi peningkatan klasifikasi IMP, mulai dari kategori dasar, berkembang, hingga mandiri.

Baca Juga :  Menkominfo Dorong APT Tingkatkan Transformasi Digital Inklusif

“Dengan penguatan strategi ini, kita harapkan IMP di Kota Cirebon bisa naik kelas dan mampu mandiri dalam mendukung program pembangunan keluarga,” ujar Adang.

Sementara itu, dr. Dean, Ketua Tim KBKR, memberikan pembinaan mengenai strategi percepatan capaian Pelayanan KB Serentak. Ia menegaskan bahwa target 100 persen dapat tercapai jika koordinasi dan kerja sama lintas lini dilakukan secara maksimal.

Baca Juga :  Bio Farma dan POLTEKKES Kemenkes RI teken Nota Kesepahaman untuk Pengembangan Science Techno Park

Kegiatan tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga mencakup evaluasi pencatatan dan pelaporan melalui aplikasi SIGA. Mentor dan coach turut memetakan berbagai kendala di lapangan untuk kemudian dicarikan solusi yang tepat.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan keluarga berencana serta memperkuat peran IMP sebagai mitra strategis di masyarakat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru