Tegas! Purbaya Ingatkan Menteri Pangan Jangan Ganggu Dana Kopdes

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya

Menkeu Purbaya

Menteri Keuangan Purbaya menegaskan agar seluruh kementerian, khususnya Kementerian Pangan, tidak bermain-main dalam penggunaan Dana Koperasi Desa (Kopdes). Ia mengingatkan bahwa pengelolaan dana tersebut sudah memiliki mekanisme kontrol ketat sehingga tidak bisa digunakan sembarangan.

“Dana Kopdes ini bukan untuk proyek coba-coba atau kepentingan kelompok tertentu. Kita punya sistem pengawasan yang kuat, jadi jangan macam-macam. Kalau sampai ada penyalahgunaan, konsekuensinya akan berat,” tegas Purbaya dalam keterangannya, Jumat (19/9/2025).

Baca Juga :  Krisis Mitra Pos Indonesia, Firnando Desak Perhatikan Nasib Pekerja Mitra

Purbaya menjelaskan bahwa dana tersebut ditujukan sepenuhnya untuk memperkuat ekonomi desa, mendukung koperasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta Menteri Pangan agar mematuhi aturan dan tidak membuat kebijakan sepihak terkait pemanfaatan dana tersebut.

“Kementerian Pangan boleh mengusulkan program, tapi tetap harus melalui mekanisme yang berlaku. Jangan ada upaya untuk mengalihkan dana Kopdes demi kepentingan di luar sasaran,” lanjutnya.

Baca Juga :  MOJANG JAJAKA JABAR Alfath - Maheswara dari Kota Bogor Moka Jabar 2024

Ia menambahkan bahwa Kementerian Keuangan bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta aparat penegak hukum akan melakukan pengawasan melekat terhadap distribusi dana.

“Kalau ada yang mencoba bermain, kami bisa langsung hentikan pencairan dan melakukan penindakan. Jadi sekali lagi saya tekankan, dana ini untuk rakyat, bukan untuk kepentingan menteri,” ujar Purbaya menutup pernyataannya.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru