Wiyata Kinarya, Upaya Kemendikdasmen Mencetak Pegawai ASN Unggul untuk Layanan Pendidikan Anak Bangsa

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KlopakIndonesia – Dalam upaya mendukung pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Sekretariat Jenderal, menyelenggarakan Sosialisasi Wiyata Kinarya di Jakarta, pada Kamis (14/8).

Wiyata Kinarya dirancang untuk mengintegrasikan seluruh sumber daya pembelajaran demi meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan membentuk SDM unggul yang adaptif, kompeten, serta kolaboratif. Platform ini juga mendukung kebijakan prioritas nasional, mempermudah akses pembelajaran bagi ASN, dan menjadi bagian dari manajemen talenta kementerian.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan pentingnya setiap Pegawai ASN melaksanakan Pengembangan Kompetensi sebagai bagian dari sasaran kinerja. Ia juga mengatakan perlu adanya transformasi yang lebih baik untuk memastikan kapasitas SDM yang unggul dalam memberikan layanan pendidikan.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Tetapkan Tata Ruang Induk, Akhiri Tumpang Tindih Kebijakan Kabupaten/Kota

“Perkembangan regulasi menuntut kita menyiapkan ASN yang adaptif, kompeten, dan kolaboratif,” ujar Sesjen Suharti dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan dari seluruh unit utama di Kemendikdasmen.

Mengacu pada Permendikdasmen No. 6 Tahun 2025, Suharti menekankan bahwa pengembangan kompetensi tidak sekadar pelatihan, tetapi merupakan investasi strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Ia juga menyoroti tantangan seperti keterbatasan ekosistem birokrasi dan akses belajar, yang dijawab dengan penerapan Learning Management System (LMS) dan Knowledge Management System (KMS) dalam Wiyata Kinarya.

“Dari Wiyata Kinarya kita jadikan sebagai platform pembelajaran berkelanjutan. Oleh karena itu, kita juga menggunakan teknologi digital untuk pelaksanaan dalam masing-masing pelatihannya (blended),” tuturnya.

“Pengembangan kompetensi yang diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pegawai ASN. Untuk itu, terkait dengan rencana dan tindaklanjut pengelolaan dalam bertugas sebagai Koordinator Kelompok Keahlian perlu menyampaikan usulan di masing-masing unit kerjanya,” tambah Sesjen Suharti.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Perkuat Peran Guru BK dan TPPK untuk Cegah Kekerasan dan Jaga Kesehatan Mental Siswa

Pada kesempatan yang sama, Kepala PPSDM, Hanjar Basuki, menambahkan bahwa keberhasilan implementasi Wiyata Kinarya memerlukan komitmen pimpinan, dukungan dari regulasi, infrastruktur memadai, pembelajaran berkelanjutan, serta kesadaran setiap pegawai ASN untuk terus mengembangkan diri.

“Harapannya, Wiyata Kinarya mampu mendorong peningkatan produktivitas, memperbaiki kualitas layanan pendidikan, dan menciptakan budaya kerja yang adaptif serta inovatif,” jelasnya.

Dengan platform Wiyata Kinarya ini, Kemendikdasmen berupaya memastikan setiap ASN memiliki akses setara terhadap pengembangan kompetensi, sehingga mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memberikan pelayanan terhadap pendidikan yang berkualitas.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional
Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Inklusif hingga 25 April 2026, Ribuan Guru Berpeluang Ikut

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Selasa, 14 April 2026 - 22:05 WIB

Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terbaru