Putih Sari Konsisten Menggalakkan Program Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Karawang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Januari 2024 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klopak Indonesia – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Putih Sari secara konsisten menggalakkan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karawang. Salah satu kegiatannya dengan melakukan Kampanye Percepatan Penurunan Stunting di Lapangan Lampean, Kecamatan Lemahabang, pada Senin, 15 Januari 2024. Putih Sari menyapa sekaligus mengajak ratusan warga yang hadir untuk mencegah stunting sejak dini.

“Stunting adalah kondisi di mana adanya gangguan pertumbuhan dan perkembangan tubuh pada anak akibat dari kurang gizi. Akibatnya, anak tersebut tidak memiliki berat badan dan tinggi yang ideal. Maka ini sangat mengancam generasi penerus, yaitu anak dan cucu kita,” ujar Putih.

Dia menegaskan, apabila generasi penerus terkena stunting, maka sumber daya manusia Indonesia kelak memiliki IQ rendah. Sebab, dampak jangka panjang dari stunting adalah akan terjadi gangguan pada otak yang berakibat menurun kecerdasan. Dampak lainnya adalah gampang terkena penyakit.

“Stunting ini, selain mengganggu pertumbuhan kesehatan fisik, juga menganggu pertumbuhan otak. Menurut penelitian, IQ orang Indonesia semakin menurun. Kondisi ini harus kita balik. Kita harus bersama-sama menjadikan masyarakat Indonesia unggul,” jelas Putih.

Baca Juga :  Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Ia pun menekankan agar warga dapat menerapkan program keluarga berencana (KB) dan memiliki asupan gizi baik yang menjadi salah satu cara untuk mencegah stunting. “Upaya penanggulangan stunting sangat penting. Dengan demikian, program KB di keluarga bapak-ibu sekalian harus bisa terwujud. Dan, ingat asupan gizi yang baik sangat penting sekali dalam pencegahan stunting ini,” kata Putih.

Dengan prestasi Kabupaten Karawang yang mampu menurunkan angka stunting di bawah 20 persen, Putih berharap Kabupaten Karawang dapat menjadi percontohan bagi wilayah lainnya. “Kami berharap Kabupaten Karawang ini bisa menjadi pilot project untuk wilayah lain dalam keberhasilan menurunkan angka stunting yang cukup baik. Kami juga terus melakukan penyadaran kepada masyarakat agar terhindar dari melahirkan generasi yang stunting,” kata Putih.

Sementara itu, anggota Tim Kerja Ketahanan Keluarga Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat Dinda Aquariani menyampaikan bahwa pencegahan stunting harus dimulai dengan memberikan asupan gizi yang baik dari masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK). “Selama mengandung sembilan bulan atau 280 hari, ibu hamil harus memiliki asupan gizi yang baik. Lalu, bayi usia 0-2 tahun atau 720 hari lebih baik mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI). Ini periode masa yang pentingckarena otaknya sedang berkembang dengan pesat,” tutur Dinda.

Baca Juga :  Exit Tol KM 149 Gedebage Kembali Beroperasi Akhir Desember 2024

Selain itu, ia juga mengingatkan kepada para remaja putri untuk rajin memeriksa kesehatan dan selalu menjaga pola makan yang sehat. “Remaja putri ini, nantinya akan mengandung, jadi jangan sampai mengidap penyakit anemia. Perbanyak makanan sehat yang mengandung protein hewani. Stunting ini harus dicegah sedari dini,” ungkap Dinda.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang Imam Bahanan menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan keluarga kepada remaja hamil, ibu bersalin, dan anak balita untuk menurunkan dan menekan angka stunting maupun risiko terkena stunting. “Kami memiliki Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri atas tiga orang, ada bidan, kader KB dan kader PKK yang menangani di wilayahnya masing-masing. Untuk di wilayah Lemahabang ada 159 orang atau 53 TPK. Semoga angka stunting ini bisa terus menurun di Kabupaten Karawang,” kata Imam.(*)

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Berita Terbaru