Peringati Hari Vasektomi Sedunia, DP3AKB Jawa Barat dan Pemkab Subang Gelar Pelayanan KB MOW & MOP untuk Wujudkan Keluarga Sehat dan Terencana

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam momentum peringatan Hari Vasektomi Sedunia, DP3AKB Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Subang kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang ramah, aman, dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) dilaksanakan pada Rabu (19/11/2025) di Puskesmas Ciasem, menjadi salah satu rangkaian kegiatan penting dalam memperluas akses metode kontrasepsi jangka panjang di Jawa Barat.

Kegiatan pelayanan medis dipimpin langsung oleh dr. Pepen bersama tim kesehatan Puskesmas, yang memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar. Sebanyak 42 kepala keluarga berpartisipasi sebagai akseptor vasektomi, menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga.

Wujud Kesadaran Baru Peran Ayah dalam KB

Partisipasi 42 peserta vasektomi pada momentum ini menjadi penanda positif meningkatnya pemahaman laki-laki terhadap pentingnya berbagi peran dalam pengambilan keputusan ber-KB. Selama ini, sebagian besar metode kontrasepsi masih didominasi oleh perempuan, meskipun risiko kesehatan reproduksi lebih banyak ditanggung oleh mereka.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Pengesahan RUU Pilkada Ditunda

Vasektomi menjadi pilihan aman, murah, efektif, dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam konteks pembangunan keluarga, metode ini memegang peran strategis sebagai komitmen jangka panjang pasangan untuk mengatur jarak dan jumlah kelahiran.

Kontribusi Nyata untuk Cegah Kehamilan Berisiko dan Turunkan Stunting

DP3AKB Jawa Barat menegaskan bahwa layanan MOW dan MOP bukan sekadar prosedur medis, tetapi sebuah intervensi strategis yang berdampak luas pada kesehatan keluarga. Dengan memilih kontrasepsi mantap, pasangan dapat:

  • Menghindari kehamilan yang tidak direncanakan
  • Mengurangi risiko kehamilan berisiko tinggi pada ibu
  • Memberikan ruang tumbuh optimal bagi anak
  • Mendukung percepatan penurunan angka stunting
  • Mendorong kualitas hidup keluarga yang lebih sehat dan stabil

Pemerintah daerah juga menekankan bahwa keberhasilan program KB berkaitan erat dengan keberhasilan pembangunan manusia secara keseluruhan. Ketika keluarga sehat dan terencana, maka kualitas generasi masa depan akan lebih baik.

Pelayanan KB MOW & MOP sebagai Upaya Berkelanjutan

Kegiatan pelayanan di Subang ini menjadi bagian dari langkah jangka panjang DP3AKB Jawa Barat dalam memperluas cakupan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Melalui kerja sama lintas sektor dengan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan dukungan masyarakat, Jawa Barat terus memperkuat layanan KB yang menyentuh sampai tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Peringatan Lahirnya Pancasila 1 Juni 2023

Selain menawarkan kemudahan akses, pemerintah juga menyertakan edukasi mengenai mitos dan fakta vasektomi, sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan ber-KB secara rasional, aman, dan berdasarkan informasi yang benar.

Langkah Kecil Hari Ini, Masa Depan Keluarga Jauh Lebih Baik

Peringatan Hari Vasektomi Sedunia tahun ini membawa pesan besar bagi seluruh keluarga di Jawa Barat: bahwa perencanaan keluarga bukan hanya tanggung jawab perempuan. Ketika laki-laki berani mengambil peran, maka lahirlah keluarga yang lebih kuat, saling mendukung, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan terlaksananya pelayanan MOW dan MOP di Subang, pemerintah berharap semakin banyak keluarga yang berani mengambil langkah serupa—karena “langkah kecil hari ini adalah investasi besar bagi masa depan keluarga.”

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru