LPG 3kg Berganti Harga

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan spanduk baru yang berisi keterangan harga HET Gas 3Kg terbaru pada tanggal 16/06/2025

Pemasangan spanduk baru yang berisi keterangan harga HET Gas 3Kg terbaru pada tanggal 16/06/2025

LPG 3 Kg terpantau di beberapa pangkalan di sekitar wilayah Kabupaten Bandung Barat khususnya  sekitaran Desa Tanimulya tidak memiliki stok, termasuk di para pedagang eceran yang biasa tersedia di warung-warung yang biasa menjual gas 3 kg.

Terpantau di salah satu pangkalan Gas di jalan Somawinata sejak pagi hari banyak warga yang berdatangan menanyakan kapan stok gas akan tiba. Beberapa warga yang membawa beberapa tabung kosong merupakan pedagang makanan kesulitan mencari gas untuk keberlangsungan usahanya.

Di beberapa pedagang gas eceran yang masih memiliki stok sudah menaikkan harga jualnya dari semula Rp. 20.000 s.d Rp. 23.000 menjadi Rp. 24.000 sampai dengan Rp. 30.000. Kelangkaan ini terjadi sudah sekitar seminggu setelah libur hari raya Idul Adha.

Saat kami cek di salah satu pangkalan gas 3kg truk pengirim gas datang dengan membawa poster/spanduk yang harus dipasang di pangkalan gas yang menginformasikan hara gas LPG 3kg yang berlaku mulai hari ini Rp. 19.000. Dan sang supir pun memberikan stiker tambahan untuk dipasang pada bulan Agustus mendatang berupa stiker angka untuk merubah harga Rp. 19.000 menjadi Rp. 19.600.

Baca Juga :  Biaya Haji 2025 Turun, DPR: Jemaah Tetap Nikmati Pelayanan Maksimal

Disaat kondisi daya beli masyarakat  yang semakin rendah, pemerintah menaikkan harga gas 3kg yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat maka akan terjadi efek turunannya dengan naiknya harga terutama harga makanan. Masyarakat yang sedang kondisi sulit akan semakin terjepit dengan kenaikan harga Gas LPG 3kg dan kenaikan harga lainnya yang merupakan efek turunannya terutama makanan yang diroduksi oleh UMKM.

Belum lama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral saat terjadi gejolak harga gas 3kg belum lama ini saat aturan pengecer harus berizin  menjelaskan bahwa tujuan dari aturan pengecer harus berizin untuk menjaga harga sampai dimasyarakat tidak lebih dari Rp. 20.000 walaupun faktanya jangankan di tingkat pengecer Rp. 20.000 di level pangkalan yang harusnya menjual Rp. 16.600 saja mereka jual Rp. 20.000 Bagaimana bisa sampai kepengecer menjual Rp. 20.000 ke masyarakat sebagai konsumen akhir.

Baca Juga :  KPK Buka Peluang Periksa Bobby Nasution Terkait OTT Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Sumut

Apakah aparat yang memiliki tugas dan tanggungjawab dalam hal pengawasan distribusi dan harga jual LPG 3kg ini benar-benar menjalankan tugasnya? Ataukah tutup mata terhadap kondisi aktual dilapangan. Jika benar mereka menjalankan tugas dengan baik sudah berapa pangkalan yang sudah terkena sangki karena menjual diatas HET yang sudah di tentukan. kami memantau  3 pangkalan gas 3kg yang saling berdekatan dan semua menjual diatas HET yang terpasang pada spanduk di dinding pangkalan.

Cukup mudah mengawasi benar tidaknya pangkalan menjual sesuai HET yang ditetapkan dengan ikut antrian warga atau mencoba untuk membeli langsung ke pangkalan penjual gas 3kg. Harga yang tercetak di spanduk yang terpasang di dinding pangkalan bikan menjadi jaminan LPG 3kg dijual sesuai HET, karena faktanya dilapangan masyarakat harus membeli dengan harga diatas HET.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar
Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia
Diduga Cemarkan Nama Organisasi di Zoom, Tani Merdeka Jabar Layangkan Somasi ke Kadis Pertanian Indramayu
Wamendikdasmen: Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Inovasi dan Kemandirian Siswa
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG 2026

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:50 WIB

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:37 WIB

Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:21 WIB

Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:12 WIB

Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:06 WIB

Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia

Berita Terbaru