Pemkot Bandung Kirim Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Bencana di Bandung Barat

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung memberikan bantuan tanggap darurat berupa evakuasi korban dan dukungan dapur umum bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Bandung Barat pada Senin, 26 Januari 2026.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan bantuan tersebut usai peluncuran Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah di Alun-Alun Ujungberung. Ia menegaskan bahwa bantuan difokuskan pada kebutuhan paling mendesak agar keselamatan serta kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

“Bantuan ke Bandung Barat sifatnya tanggap bencana dan fokus pada personel serta dukungan yang sudah tersedia,” ujar Farhan.

Dalam penanganan evakuasi, Pemerintah Kota Bandung mengerahkan personel dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan. Hingga saat ini, dua satuan pemadam kebakaran masih bertugas di lokasi bencana untuk menjangkau area berlumpur yang tidak memungkinkan penggunaan alat berat.

Baca Juga :  Kurikulum Merdeka Bantu Siti dan Ryan Wujudkan Cita-Cita

Farhan menjelaskan, penyemprotan air dilakukan untuk mempermudah proses pengangkatan korban secara manual sehingga evakuasi dapat berjalan lebih cepat.

“Kami mengerahkan dua satuan pemadam kebakaran karena evakuasi tidak bisa menggunakan alat berat,” tuturnya.

Selain membantu evakuasi, Pemkot Bandung juga mendukung operasional dapur umum bagi warga terdampak. Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama lintas daerah dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sebagai koordinator utama di lapangan.

Baca Juga :  Bamsoet Dukung Kementan Perkuat Program Makan Gizi Gratis

Menurut Farhan, total bantuan yang disalurkan diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung personel, operasional lapangan, serta kebutuhan logistik bagi warga terdampak.

Ia menekankan bahwa bantuan lintas wilayah sangat penting karena dampak bencana tidak mengenal batas administratif.

“Penanganan bencana harus dilakukan bersama dan saling mendukung antarwilayah,” katanya.

Pemerintah Kota Bandung berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi regional agar penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan risiko bagi masyarakat dapat ditekan.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru