PANGANDARAN – PT Pegadaian melalui Kantor Wilayah X Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada Minggu (1/3/2026), bantuan berupa satu unit mobil siaga serta ratusan paket kebutuhan pokok diserahkan kepada warga Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi darurat menuju fasilitas layanan kesehatan.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, dan diterima secara simbolis oleh Pembina Masjid Babussalam, T. Dahrul Bawadi, bersama Kepala Desa Batukaras, Dede Hadi Somantri, dalam seremoni yang dipusatkan di kawasan Batukaras.
Dalam sambutannya, Eko Supriyanto menegaskan bahwa Pegadaian tidak hanya berperan sebagai lembaga jasa keuangan, tetapi juga bagian dari ekosistem sosial yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Bantuan mobil siaga ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Pegadaian. Kami memahami bahwa dalam situasi darurat, setiap detik sangatlah berharga. Dengan adanya armada ini, kami berharap hambatan geografis menuju fasilitas kesehatan dapat teratasi, sehingga masyarakat Batukaras bisa mendapatkan penanganan medis secara lebih cepat dan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat agar tepat sasaran serta sesuai kebutuhan riil warga.
Selain mobil siaga, perusahaan juga menyalurkan ratusan paket sembako sebagai bentuk kepedulian sosial guna membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama warga yang membutuhkan.
“Kami tidak ingin ada warga yang kesulitan mendapatkan perawatan hanya karena kendala transportasi. Selain mobil siaga, paket sembako ini kami siapkan untuk membantu kebutuhan harian warga. Ini bagian dari filosofi kami, Mengatasi Masalah Tanpa Masalah, termasuk masalah sosial di tengah masyarakat,” tambah Eko.
Kepala Desa Batukaras, Dede Hadi Somantri, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.
“Kehadiran mobil siaga ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam kondisi darurat ketika warga membutuhkan transportasi menuju fasilitas kesehatan. Kami akan mengelola dan memanfaatkannya sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan mobil siaga akan dilakukan secara kolaboratif oleh perangkat desa dan tokoh masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Proses pemberian bantuan ini telah melalui tahapan koordinasi matang antara pihak Pegadaian, pemerintah desa, dan pengurus Masjid Babussalam guna memastikan transparansi dan akuntabilitas. Mobil siaga tersebut direncanakan disiagakan di lokasi yang mudah diakses warga dengan sistem operasional yang telah disepakati bersama.
Sebagai penutup, PT Pegadaian menegaskan bahwa program TJSL ini merupakan bagian dari peta jalan keberlanjutan perusahaan. Melalui semangat “Pegadaian Peduli”, perusahaan berkomitmen terus memberikan kontribusi nyata di sektor kesehatan, pendidikan, dan lingkungan di berbagai daerah di Indonesia, sehingga pertumbuhan korporasi berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


























