Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendikdasmen Pastikan Talenta Berprestasi Berlanjut hingga Perguruan Tinggi Lewat Beasiswa Talenta Indonesia

Tangerang Selatan – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan bahwa prestasi murid tidak berhenti di ajang kompetisi semata. Melalui program Beasiswa Talenta Indonesia, pemerintah menjamin keberlanjutan pendidikan talenta unggul nasional hingga jenjang perguruan tinggi.

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari manajemen talenta nasional yang dirancang berkelanjutan.

“Beasiswa ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga bagian dari pengembangan. Manajemen talenta tidak berhenti satu siklus, melainkan berproses terus-menerus hingga para murid dapat berkontribusi bagi masyarakat dan Indonesia,” ujar Irene dalam dialog bersama Forum Wartawan Pendidikan di Tangerang Selatan, Minggu (1/3).

Beasiswa Talenta Indonesia memberikan pendanaan pendidikan jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Sasaran program ini adalah murid berprestasi di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dan SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Study, Economics). Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Baca Juga :  Resmikan 218 Jembatan, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Perang Melawan Korupsi dan Target Swasembada Pangan-Energi

Menurut Irene, kebijakan ini dilatarbelakangi hasil pelacakan alumni talenta berprestasi yang menunjukkan bahwa kebutuhan utama mereka adalah keberlanjutan karier pendidikan serta akses pelatihan lanjutan.

Selain beasiswa, Kemendikdasmen juga memperkuat kebijakan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid dan Keputusan Menteri Nomor 16 Tahun 2026 tentang Standar Penyelenggaraan Ajang.

Irene menegaskan bahwa penguatan talenta harus selaras dengan prinsip Pendidikan Bermutu untuk Semua, termasuk bagi murid di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Seleksi dilakukan secara berjenjang dari sekolah hingga tingkat nasional agar tidak ada murid yang tertinggal dalam akses dan kesempatan.

Baca Juga :  Sidang Paripurna DPR RI Sahkan Hasil Uji Kelayakan Anggota Ombudsman RI

Salah satu program penguatan di daerah adalah Bina Talenta Indonesia. Program ini memberikan pelatihan STEM, kecerdasan artifisial, koding, serta penguatan karakter. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan literasi sains peserta di wilayah 3T dan Indonesia Timur lebih tinggi dibandingkan wilayah non-3T setelah mengikuti program.

Pada 2026, Puspresnas juga akan menyelenggarakan sejumlah ajang nasional, di antaranya Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI), serta Lomba Kompetensi Siswa (LKS).

Melalui berbagai program tersebut, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem talenta nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak nyata bagi pembangunan Indonesia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan
Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia
Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan
SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya
Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan
BGN Ungkap 8.182 SPPG Pernah Disuspend, Ribuan Dapur MBG Terkendala Infrastruktur dan Tata Kelola
BGN Tegaskan Tak Ada Pungutan dalam Pengajuan SPPG, Dukung Penuh Pengusutan Dugaan Penipuan MBG di Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:35 WIB

Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:41 WIB

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Juni 2026 - 19:27 WIB

Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:16 WIB

SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya

Senin, 1 Juni 2026 - 09:26 WIB

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan

Berita Terbaru

NEWS

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026 - 19:41 WIB