Ekspor Jabar Januari 2026 Capai USD 3,14 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD 2,12 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat merilis perkembangan ekspor dan impor Jawa Barat periode Januari 2026. Nilai ekspor Jawa Barat tercatat mencapai USD 3,14 miliar atau naik 3,75 persen dibandingkan Januari 2025.

Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, menyampaikan bahwa struktur ekspor Jabar masih didominasi sektor industri dengan kontribusi sebesar 98,77 persen. Sementara itu, sektor migas menyumbang 0,43 persen, sektor pertanian 0,79 persen, dan sektor pertambangan 0,01 persen.

“Kontribusi terbesar masih berasal dari sektor industri. Tiga golongan barang utama penyumbang ekspor yaitu kendaraan dan bagiannya, mesin dan perlengkapan elektrik, serta mesin dan peralatan mekanis,” ujar Margaretha dalam konferensi Berita Resmi Statistik BPS Jabar, Senin (2/3/2026).

Baca Juga :  Kemendikdasmen Buka Pendaftaran TKA SD dan SMP Tahun 2026

Dari sisi negara tujuan, Amerika Serikat menjadi pasar ekspor terbesar Jawa Barat dengan nilai mencapai USD 527,75 juta. Angka ini meningkat USD 28,22 juta dibandingkan Januari 2025. Selain itu, ekspor ke Filipina tercatat sebesar USD 261,28 juta atau naik USD 1,14 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, nilai impor Jawa Barat pada Januari 2026 tercatat sebesar USD 1,02 miliar. Angka tersebut turun 5,51 persen dibandingkan Januari 2025 dan turun 5,76 persen dibandingkan Desember 2025.

Berdasarkan negara asal barang, Tiongkok masih menjadi pemasok impor terbesar dengan nilai mencapai USD 393,16 juta. Disusul Korea Selatan sebesar USD 107,67 juta dan Jepang sebesar USD 100,22 juta.

Baca Juga :  Joint Working Group Indonesia-Filipina, Perkuat Kerja Sama bidang Pendidikan

Dari capaian tersebut, neraca perdagangan Jawa Barat pada Januari 2026 mengalami surplus sebesar USD 2,12 miliar. Jawa Barat mencatat surplus perdagangan dengan Amerika Serikat sebesar USD 504,1 juta, Filipina USD 259,16 juta, Thailand USD 162,21 juta, serta Vietnam USD 126,86 juta.

Capaian surplus ini menunjukkan kinerja perdagangan luar negeri Jawa Barat yang tetap solid di awal tahun 2026, ditopang kuatnya sektor industri sebagai tulang punggung ekspor daerah.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Berita Terbaru