Optimalkan Kolaborasi, Angka Stunting Kota Bandung Semakin Turun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angka stunting di Kota Bandung turun menjadi 12 persen dari target awal 14 persen pada tahun 2024 ini. Diharapkan angka tersebut bisa semakin turun mencapai target bayangan (shadow target) 6,9 hingga akhir tahun ini.

Dengan kerja sama dan sinergi yang kuat, kami optimistis target 6,9 persen pada 2024 bisa tercapai, dan Bandung dapat menjadi kota dengan generasi yang sehat dan berkualitas,” tutur Asisten Kesra Kota Bandung, Asep Saeful Gufron.

Asep menyatakan hal itu saat acara Gebyar Pelayanan KB bertema “Ayo KB, Keluarga Keren Cegah Stunting” di Klinik Kesehatan Unpad, Jalan Singaperbangsa Rabu, 6 November 2024. Acara ni merupakan kolaborasi antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung dengan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Baca Juga :  Pemerintah Indonesia Kembalikan Sembilan Kerangka Diduga Tentara Jepang pada Perang Dunia II

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam mencapai target penurunan stunting secara bertahap hingga zero new stunting pada tahun 2024.

Menurut Asep, pemerintah terus melakukan sinkronisasi program dengan dukungan seluruh elemen. Termasuk pendataan yang akurat agar upaya penurunan stunting lebih optimal.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan kembali pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai target tersebut.

Sedangkan Kepala DPPKB Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung dua agenda utama RPJMN, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan percepatan penurunan angka stunting.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan agar kualitas hidup masyarakat semakin baik dan stunting bisa ditekan,” ujarnya.

Baca Juga :  IPKB Jabar Gagas Jurnalisme Keluarga

Kegiatan layanan ini dilaksanakan di empat lokasi strategis. Keempatnya yaitu di Klinik Kesehatan Unpad, RS Sariningsih, RB Cuma-Cuma, dan RSIA Al-Islam.

Selain menjaring peserta KB baru, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pencapaian target penurunan angka stunting di Kota Bandung.

Sementara itu, Kepala Klinik Kesehatan Unpad, dr. Azzimi Fuad, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkot Bandung dan BKKBN kepada Klinik Kesehatan Unpad untuk berperan dalam safari KB ini.

“Klinik Kesehatan Unpad bukan hanya melayani civitas akademika, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Harapan kami, kegiatan ini dapat berkontribusi dalam menurunkan angka KB dan meningkatkan kualitas generasi mendatang,” tutur Azzimi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”
Perjuangan Kader KB Menembus Medan Berat Demi Gizi Anak Desa Ciguha
Jadwal Resmi TKA SD–SMP 2026: April, Bukan Syarat Kelulusan
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media
Turunkan Stunting di Sukabumi, Kemendukbangga Lakukan Bedah Rumah dan Intervensi Gizi
Festival Tring! Pegadaian Cirebon Dorong Gaya Hidup Sehat dan Investasi Emas Digital
Ratusan Kader TPK Sukabumi Teguhkan Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis MBG 3B

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:44 WIB

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:33 WIB

Perjuangan Kader KB Menembus Medan Berat Demi Gizi Anak Desa Ciguha

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:05 WIB

Jadwal Resmi TKA SD–SMP 2026: April, Bukan Syarat Kelulusan

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:18 WIB

Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:53 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media

Berita Terbaru

NEWS

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:44 WIB