Badan Bahasa Selenggarakan Sawala Sastra: Meneguhkan Kejayaan Sastra melalui Majalah Sastra

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia —Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) menyelenggarakan kegiatan Temu Sastrawan dan Pegiat Literasi bertajuk Sawala Sastra: Meneguhkan Kejayaan Sastra melalui Majalah Sastra. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan literasi kebahasaan dan kesastraan yang menjadi salah satu program unggulan Badan Bahasa. Acara tersebut diselenggarakan di Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat dan bertujuan mempererat komunikasi antara Badan Bahasa dan para pegiat literasi serta sastrawan.

Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, dalam sambutannya menyampaikan komitmen Badan Bahasa untuk terus menumbuhkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap sastra. Ia juga menegaskan pentingnya membangun wadah kreativitas sastra yang mudah diakses oleh siswa dan guru. “Saat ini, Badan Bahasa telah menerbitkan Majalah Sastra Pusat, yang lebih banyak menyasar kalangan sastrawan. Dalam waktu dekat, kita juga akan meluncurkan Majalah Sastra Kita untuk menampung karya sastra dari guru dan siswa sebagai bentuk ekspresi dan publikasi yang lebih inklusif,” lanjutnya pada Jumat (4/7).

Kegiatan Sawala Sastra menjadi forum diskusi produktif bagi sastrawan dan pegiat literasi untuk menggali kembali peran penting majalah sastra dalam kehidupan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Dalam forum tersebut, pimpinan Badan Bahasa, tamu undangan, dan para peserta berbagi pandangan, pengalaman, dan strategi untuk menyukseskan peluncuran Majalah Sastra Kita. Kegiatan ini juga diisi dengan musikalisasi puisi dan pembacaan sajak.

Sekretaris Badan Bahasa, Ganjar Harimansyah, menyampaikan harapannya agar kehadiran majalah ini dapat menjadi ruang kreativitas bagi siswa dan guru serta memperkuat jejaring komunitas sastra di seluruh Indonesia. “Untuk penulis di Majalah Sastra Kita akan mendapatkan honorarium sesuai SBM dan Majalah Sastra Kita akan diterbitkan secara digital serta cetak sejumlah 1.000 eksemplar setiap terbitan,” ujarnya di hadapan Alumni Organisasi Program Penulisan Mastera (Opera) yang terlibat aktif dalam penyusunan Majalah Sastra Kita.

Kepala Bidang Literasi, Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Hidayat, menyampaikan bahwa Majalah Sastra Kita diharapkan membuka ruang ekspresi bagi guru dan siswa di jenjang SD, SMP, SMA dan yang sederajat. Ketua Opera, Tia Setiadi, menambahkan bahwa nama Majalah Sastra Kita dipilih karena mudah diingat dan dekat dengan masyarakat. Hadir pula sejumlah sastrawan senior, seperti Etti R.S., Hikmat Gumelar, Jajang Priatna, Dadan Sutisna, Mat Don, Nenden Lilis Aisyah, Tendy K. Somantri, dan Moh. Syarif Hidayat, serta perwakilan komunitas literasi, dosen, guru, dan pengurus MGMP di wilayah Bandung.

Baca Juga :  Wujudkan Pentahelix dalam Perlindungan Anak, APSAI Kabupaten Bandung Segera Terbentuk

M. Abdul Khak, purnabakti Badan Bahasa, berharap Majalah Sastra Kita dapat menjadi media pembelajaran yang inspiratif bagi guru dan siswa. Ia juga mendorong pengembangan strategi distribusi digital agar jangkauan majalah semakin luas. Tendy Somantri menyarankan agar daftar isi majalah turut memuat informasi kegiatan sastra dari sekolah-sekolah sebagai bentuk apresiasi. Sementara itu, Etti menekankan pentingnya majalah sastra yang kompetitif dan dapat didistribusikan ke seluruh Indonesia sebagai bagian dari kelanjutan program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD).

Guru dari SMPN 5 Cimahi, Resna J. Nurkirana, menyambut positif inisiatif ini. “Siswa kami memiliki banyak karya, tetapi minim media untuk memublikasikannya. Biasanya hanya terpajang di majalah dinding atau diikutkan lomba. Kami sangat senang mendengar adanya Majalah Sastra Kita yang bisa menjadi sarana baru untuk karya mereka,” ujarnya. Diharapkan, kegiatan Sawala Sastra ini berdampak nyata bagi penguatan literasi dan kesastraan nasional.

*Kunjungan ke Yayasan Kebudayaan Rancage*
Pada 5 Juli 2025, Badan Bahasa melakukan kunjungan ke Yayasan Kebudayaan Rancage sebagai bagian dari upaya penguatan komunitas penggerak literasi. Kunjungan ini bertujuan mendokumentasikan praktik baik dan menjalin kerja sama berkelanjutan antara pemerintah dan komunitas literasi. Hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Kepala Badan Bahasa, Sekretaris Badan Bahasa, Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, serta sejumlah staf Badan Bahasa.

Baca Juga :  Noel Akui Bersalah dalam Kasus Pemerasan Sertifikasi K3, Siap Bertanggung Jawab

Kunjungan disambut oleh jajaran pengurus Yayasan Kebudayaan Rancage, antara lain Etti R.S. (Ketua Umum I), Safrina Noorman (Ketua Umum II), Dadan Sutisna (Sekretaris), Cecep Burdansyah (Dewan Pengawas), serta Zakiah Indra (Ketua Pusat Studi Sunda). Ia menjelaskan bahwa sejak 1989, Yayasan Kebudayaan Rancage telah menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti Hadiah Sastra bagi pengarang Sunda serta kegiatan lain seperti Kongres Bahasa Daerah Nusantara.

Etti menuturkan “Rancage telah mengadakan Konferensi Internasional Bahasa Sunda (KIBS) sebanyak tiga kali. Salah satu rekomendasi KIBS adalah pembangunan Pusat Studi Sunda yang berlokasi di Jalan Garut No. 2, Kacapiring, Kota Bandung. Bangunan Yayasan Kebudayaan Rancage dilengkapi dengan Perpustakaan Ajip Rosidi.

Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kontribusi Yayasan Kebudayaan Rancage dalam pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra, khususnya bahasa dan sastra Sunda di Provinsi Jawa Barat. “Pada tahun 2025 ini, Badan Bahasa melakukan pemetaan bahasa, sastra, dan aksara daerah untuk memperbarui data kebahasaan nasional. Kemitraan strategis antara pemerintah dan komunitas sangat penting. Hal ini selaras dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, yakni, pendidikan bermutu untuk semua melalui partisipasi semesta. Ia berharap bantuan pemerintah kepada komunitas sastra dan literasi dapat tepat sasaran, tepat guna, dan berdampak nyata bagi Masyarakat,” ujarnya.

Hafidz berharap agar Yayasan Kebudayaan Rancage dapat terus memberikan kontribusi dan ruang ide kreatif sehingga dapat menjadi masukan yang konstruktif dalam rangka pengembangan, pelindungan, dan pembinaan bahasa, sebagai tugas dan fungsi Badan Bahasa,” lanjutnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan bincang-bincang mengenai program unggulan di Badan Bahasa, program Banpem Komunitas Sastra, Banpem Komunitas Literasi, serta program kegiatan di Yayasan Kebudayaan Rancage. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, kunjungan ke Perpustakaan Ajip Rosidi, serta pembacaan puisi Sunda berjudul Tanah Sunda karya Ajip Rosidi oleh Salma Fauzani.

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Berita Terbaru