Mendikdasmen Ingatkan Jaga Amanah dalam Mengawal Revitalisasi Satuan Pendidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan program prioritas Presiden, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Program tersebut dilaksanakan merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 guna memperbaiki dan membangun kembali sarana prasarana pendidikan di seluruh Indonesia. Revitalisasi Satuan Pendidikan dilaksanakan melalui skema swakelola dengan dana yang disalurkan langsung ke rekening sekolah dan dikelola secara transparan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

“Pembangunan fisik ini bukan menjadi tujuan, tetapi menjadi sarana, untuk kita membangun pendidikan yang berkualitas sebagai bagian usaha kita bersama membangun generasi yang tumbuh,” jelas Menteri Mu’ti saat Peresmian Pembangunan Revitalisasi SMK Muhammadiyah Kandanghaur Kabupaten Indramayu, Sabtu (27/9).

Pada kesempatan ini, Mendikdasmen mengingatkan sekolah maupun semua pihak yang ikut berperan dalam program revitalisasi ini, agar menjaga amanah yang telah diberikan yakni tidak mencoba melakukan tindakan korupsi. “Kami berharap pelaksanaan pembangunan sesuai dengan rencana, sesuai dengan tujuan, sesuai dengan tenggang waktu, jangan ada yang diselewengkan, jangan ada yang di korupsi, mudah-mudahan selesai tepat waktu, kalau bisa lebih cepat lebih baik, tetapi tetap sesuai dengan kualitas yang ditentukan,” kata Menteri Mu`ti.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Kandanghaur, Afandi, mengungkapkan sangat terbantu dengan adanya program ini. SMK yang memiliki 1.628 murid ini mendapat bantuan berupa ruang praktek siswa dan ruang kelas baru yang ditargetkan selesai pada 15 Desember 2025 mendatang. Afandi menyebutkan dengan banyaknya murid, pihaknya masih kekurangan 4 ruang kelas dan juga toilet, ia pun berharap ke depannya akan ada bantuan untuk melengkapi kekurangan tersebut. “Mudah-mudahan ke depannya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkenan memberikan bantuan kembali, sehingga layanan minimum siswa dapat terpenuhi. Semoga semuanya bisa bermanfaat untuk anak-anak bangsa kita,” harap Afandi.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Gelar ToT Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Tunarungu

*Mendikdasmen Tinjau Perkembangan Revitalisasi SDN 1 Parean Girang Kandanghaur*

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam kesempatan ini juga meninjau progres pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN 1 Parean Girang Kandanghaur Indramayu. Di sana, kondisi atap sekolah yang sudah tidak layak, sangat berbahaya bagi para murid dan guru untuk melaksanakan proses belajar-mengajar sehingga sangat perlu untuk dilakukan perbaikan.

“Tadi saya lihat kondisinya memang sangat tidak layak, dan bahkan melihat kayu-kayunya juga membahayakan para murid ketika belajar, sehingga mudah-mudahan dengan revitalisasi ini bisa lebih baik lagi dan bisa untuk mendukung kegiatan pembelajaran yang bermutu,” jelas Abdul Mu’ti, Sabtu (27/9).

SDN 1 Parean Girang Kandanghaur memiliki total 298 murid dari kelas 1 hingga kelas 6, agar tidak mengganggu proses belajar, selama proses revitaslisasi berlangsung, semua murid menumpang sementara di 2 Sekolah Madrasah yang berada tidak jauh dari Sekolah. Mendikdasmen pun meminta agar pelasanaan revitalisasi dapat selesai sesuai dengan target pengerjaan.

“Mudah-mudahan bisa selesai, memang semuanya sudah selesai pada pertengahan Desember paling lambat, karena itu juga memang masa akhir pelaporan, mudah-mudahan setelah itu bisa digunakan untuk anak-anak bisa belajar dengan sebaik-baiknya,” minta Mendikdasmen.

Baca Juga :  Bio Farma Raih Dua Penghargaan Nasional 2026 atas Komunikasi Publik dan Program Keberlanjutan

Sementara itu Kepala SDN 1 Parean Girang Kandanghaur, Salim menjelaskan sekolah mendapatkan bantuan untuk pembangunan 6 ruang kelas. Ia pun mengungkapkan masyarakat sekitar juga orang tua murid sangat antusias dengan adanya bantuan dari Presiden dan Mendikdasmen ini.

“Untuk revitalisasi semuanya ruang kelas, ada 6 ruang kelas, targetnya itu pengerjaan 90 hari selesai. Alhamdulillah masyarakat begitu antusias mendukung wali murid juga masyarakat, karena mungkin sekitar 15 tahunanan tidak ada bantuan bentuk apapun,” ungkap Salim.

Salah satu murid kelas 5 SDN 1 Parean Girang Kandanghaur yang bernama Ikhfa Syakila menuturkan bahwa revitalisasi membuat dirinya lebih semangat lagi untuk belajar karena sekolahnya nanti akan jauh lebih bersih dan lebih layak dibandingkan dengan sebelumnya. “Senang, karena tempatnya bisa lebih layak terus kalau di belakang itu gelap, kamar mandinya juga sempit jadi kalau mau buang air susah. Semoga lapangannya lebih luas, jadi kalau mau olahraga bareng-bareng itu muat, aku jadi semakin semangat belajar,” ungkap Ikhfa.

Sama halnya dengan Arkan, murid kelas 6 SDN 1 Parean Girang Kandanghaur merasa senang karena sekolahnya akan lebih bagus, ia pun juga yakin akan lebih semangat untuk belajar. “Senang karena sekolah yang lama bisa bagus, kan sekolah yang lama kodisinya begini ya, Insya Allah sih lebih semangat belajar,” ungkap Arkan.

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau
Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026
Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun
Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan
DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat
Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam
KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi
21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:30 WIB

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau

Selasa, 1 September 2026 - 16:25 WIB

Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026

Selasa, 1 September 2026 - 15:21 WIB

Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun

Selasa, 1 September 2026 - 15:16 WIB

Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

Selasa, 1 September 2026 - 14:24 WIB

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Berita Terbaru