Majelis Umum PBB Dukung Deklarasi Negara Palestina, 142 Suara Setuju, 10 Menolak, 12 Abstain

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat, 12 September 2025, mengesahkan Deklarasi New York yang menegaskan dukungan terhadap solusi dua negara antara Israel dan Palestina. Deklarasi yang digagas oleh Prancis dan Arab Saudi ini berhasil memperoleh dukungan besar, dengan hasil pemungutan suara 142 negara menyetujui, 10 menolak, dan 12 negara memilih abstain.

Langkah ini dinilai sebagai momentum penting dalam diplomasi internasional terkait konflik Israel-Palestina. Meski tidak langsung menjadikan Palestina sebagai negara merdeka penuh, deklarasi ini memperlihatkan semakin kuatnya dukungan global terhadap pembentukan Negara Palestina yang berdaulat dan berdiri sejajar dengan Israel.

Baca Juga :  Mendikdasmen Dorong Pendidikan Inklusif untuk Masa Depan Indonesia

 

Negara yang Menolak (10 negara): Israel, Amerika Serikat, Argentina, Hungaria, Mikronesia, Nauru, Palau, Papua Nugini, Paraguay, Tonga.

Negara yang Abstain (12 negara): Albania, Kamerun, Republik Ceko, Kongo, Ekuador, Ethiopia, Fiji, Guatemala, Makedonia Utara, Moldova, Samoa, Sudan Selatan.

 

Penolakan sejumlah negara sebagian besar didasari alasan keamanan dan pandangan bahwa deklarasi dianggap tidak seimbang. Sementara itu, negara-negara yang memilih abstain menilai masih ada keraguan dalam mekanisme implementasi solusi dua negara atau isi teks deklarasi yang dinilai belum mengakomodasi semua kepentingan.

Baca Juga :  Berkompetensi Global, 1.500 Lulusan SMK Diberangkatkan Bekerja dan Magang di Luar Negeri

Walaupun masih terdapat perbedaan sikap, dukungan 142 negara anggota Majelis Umum PBB memberikan legitimasi lebih besar bagi perjuangan Palestina. Hasil ini juga meningkatkan tekanan diplomatik terhadap pihak-pihak yang menolak maupun menunda realisasi solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian abadi di kawasan Timur Tengah.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Perkuat Dukungan Ekspansi Internasional
BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh
Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Melalui Pembentukan Pokja BSAN di Daerah

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:37 WIB

Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Perkuat Dukungan Ekspansi Internasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:54 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Berita Terbaru

NEWS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:54 WIB