Keracunan Massal 369 Siswa di Bandung Barat Resmi Ditetapkan KLB, Dapur MBG Ditutup

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat, KlopakIndonesia – Kasus keracunan massal yang menimpa 369 siswa di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, resmi ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD hingga SMA, dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Data terbaru menyebutkan, dari total korban, 112 siswa masih dirawat di fasilitas kesehatan, sementara 257 lainnya sudah diperbolehkan pulang. Pemerintah daerah langsung mengambil langkah cepat dengan menutup dapur MBG Cipongkor yang menjadi sumber makanan dalam kasus ini.

Baca Juga :  Menpora dan Ketum PB PASI Resmikan Pusat Pelatihan Atletik Standar Internasional di Pangalengan

Pihak berwenang menduga keracunan terjadi karena makanan dimasak terlalu dini, sehingga ketika dibagikan kondisinya sudah tidak layak konsumsi. Beberapa siswa bahkan sempat mengaku kotak makan yang diterima berbau tidak sedap.

Baca Juga :  KNKT Bongkar Penyebab Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya: Pintu Ruang Mesin Tidak Tertutup Rapat

Untuk memastikan penyebab, sampel muntahan korban sudah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat. Sementara itu, polisi bersama dinas kesehatan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap proses produksi dan distribusi makanan MBG.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga akan mengevaluasi 85 dapur MBG lain di wilayahnya agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru