Kemkomdigi Terapkan AI Lewat JARE untuk Perkuat Layanan Spektrum dan Keselamatan Publik

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan sambutan dalam acara Digi Wave 2025 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2025). Foto: Anhar/Komdigi

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan sambutan dalam acara Digi Wave 2025 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2025). Foto: Anhar/Komdigi

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mulai menerapkan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam layanan spektrum frekuensi radio melalui inovasi JARE (Just Ask for Radio Expert). Inovasi ini ditujukan untuk meningkatkan kecepatan, konsistensi, dan keandalan layanan publik, khususnya pada sektor yang berkaitan langsung dengan keselamatan.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan pemanfaatan AI merupakan langkah konkret dalam mendesain ulang layanan radio yang selama ini memegang peran strategis dalam komunikasi darurat, transportasi, dan keselamatan publik.

“Inovasi JARE membawa Kemkomdigi menjadi bagian dari 21 persen organisasi di dunia yang sudah mulai mengadopsi AI dalam alur kerjanya. Ini adalah langkah penting untuk memperkuat kualitas layanan publik,” ujar Meutya Hafid dalam acara Digiwave 2025 di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  Barang Impor Milik Pekerja Migran Indonesia (PMI) Tidak Lagi Dibatasi

Meutya berharap kehadiran JARE dapat menjadi pemantik semangat bagi satuan kerja lain di lingkungan Kemkomdigi untuk turut mengembangkan inovasi berbasis teknologi digital.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan ruang digital yang semakin luas dan kompleks.

“Ranah digital amat luas dan tidak mungkin dikelola sendiri. Regulasi tanpa kolaborasi tidak akan berjalan dan tidak memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Komitmen kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama antara Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Kerja sama ini bertujuan menjaga komunikasi maritim yang tertib dan andal, terutama dalam kondisi darurat.

Baca Juga :  Ade Zakir : Penanganan Stunting di Bandung Barat Tanggung Jawab Semua Pihak, Penanganan Stunting Diperkuat

“Ini kami maknai sebagai komitmen negara untuk menjaga ruang komunikasi maritim agar semakin tertib dan semakin dapat diandalkan. Di laut, banyak keputusan diambil dalam hitungan detik ketika cuaca berubah, ombak meninggi, dan jarak memisahkan. Komunikasi bisa menjadi pembeda antara selamat dan terlambat,” tutur Meutya.

Menutup sambutannya, Meutya Hafid menegaskan pentingnya nilai integritas bagi seluruh pegawai Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi.

“Ini sejalan dengan komitmen Ditjen Infrastruktur Digital dalam membangun Zona Integritas,” jelasnya.

Menurut Meutya, secanggih apa pun teknologi modern, etika dan tanggung jawab manusia tetap tidak tergantikan.

“Teknologi bisa berubah dan semakin maju, tetapi integritas tidak bisa digantikan oleh teknologi. Integritas adalah fondasi kepercayaan dalam pelayanan publik,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap
Nasyirul Falah Amru Dorong Kejaksaan Agung Eksaminasi Kasus Hukuman Mati ABK Fandy dan Mahasiswa Unram

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:43 WIB

Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:03 WIB

Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026

Berita Terbaru