Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) secara bertahap menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total bantuan yang telah digelontorkan hingga saat ini mencapai Rp2.564.805.321.880.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa bantuan tersebut terdiri dari bansos reguler, bansos kedaruratan, serta bansos adaptif.

“Ini adalah bantuan yang sudah disalurkan. Pertama bantuan reguler disalurkan kepada 1,7 juta lebih KPM dengan total anggaran Rp1,8 triliun untuk tiga provinsi, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kemudian ada bansos kedaruratan untuk masa kedaruratan, dan berikutnya bansos adaptif,” ujar Gus Ipul dalam rapat di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Senin (23/2/2026).

1,7 Juta Lebih KPM Terima Bansos Reguler

Bansos reguler telah disalurkan kepada 1.763.038 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan tersebut mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Total anggaran yang telah tersalurkan untuk program ini mencapai Rp1.832.738.125.000.

Baca Juga :  Usai Ke Timika, Menhan Sjafrie Kunjungi Morotai : Bahas Pengembangan Kekuatan Pertahanan

Bansos Kedaruratan dan Adaptif

Untuk penanganan masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana, Kemensos juga menyalurkan bansos kedaruratan senilai Rp99.194.346.880. Bantuan tersebut digunakan untuk melengkapi bufferstock logistik, penyediaan dapur umum, distribusi sembako, serta kebutuhan pokok lainnya bagi korban bencana.

Selain itu, bansos adaptif senilai lebih dari Rp632,7 miliar juga telah disalurkan dan sebagian masih dalam proses penyaluran dengan total mencapai lebih dari Rp637 miliar.

Adapun rincian bansos adaptif meliputi:

  • Santunan ahli waris bagi 990 korban meninggal dunia, masing-masing sebesar Rp15 juta.
  • Bantuan jaminan hidup Rp450.000 per orang selama tiga bulan bagi 175.211 warga terdampak.
  • Santunan isian rumah sebesar Rp3 juta per Kepala Keluarga (KK) untuk membantu kebutuhan perabotan di hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap).
  • Bantuan stimulan sosial ekonomi sebesar Rp5 juta bagi 47.688 KK yang telah melalui proses asesmen dan validasi.
Baca Juga :  Konferensi Pers tentang Permendag No. 8 Tahun 2024

37 Daerah Siap Disalurkan

Gus Ipul menegaskan bahwa proses penyaluran bansos masih terus berjalan secara bertahap. Saat ini, bantuan siap disalurkan kepada 37 dari total 53 kabupaten/kota yang telah diverifikasi dan divalidasi.

Rapat Satgas Pemulihan Bencana tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta perwakilan kementerian/lembaga lainnya.

Pemerintah berharap berbagai bentuk bantuan tersebut dapat membantu masyarakat terdampak untuk bertahan di masa darurat sekaligus mempercepat proses pemulihan ekonomi dan sosial pascabencana.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementan Sidak Harga Daging dan Telur di 5 Daerah, Pastikan Stok Aman hingga Idulfitri
Mensos Gus Ipul: Bansos PKH dan Sembako Triwulan I 2026 Tersalurkan 85 Persen, Total Rp15 Triliun
BNPB Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang di Kampung Toweren Aceh Tengah, Sawah Tertutup Kayu
Pemprov Jabar Dampingi 12 Korban Dugaan TPPO di Maumere, Sediakan Rumah Aman dan Pendampingan Hukum
KAI Daop 2 Bandung Larang Aktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Warga Diminta Waspada
Dedi Mulyadi Jemput 12 Warga Jabar Korban Dugaan Kekerasan di Maumere NTT, Dipulangkan ke Bandung
Indeks Profesionalitas ASN Jabar Capai 37,11 Persen, Jabar Corporate University Masuk Level Advanced
Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai Rawit Merah ke Pasar Induk Kramat Jati, Harga Ditargetkan Maksimal Rp65 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:57 WIB

Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:47 WIB

Kementan Sidak Harga Daging dan Telur di 5 Daerah, Pastikan Stok Aman hingga Idulfitri

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:38 WIB

Mensos Gus Ipul: Bansos PKH dan Sembako Triwulan I 2026 Tersalurkan 85 Persen, Total Rp15 Triliun

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:34 WIB

BNPB Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang di Kampung Toweren Aceh Tengah, Sawah Tertutup Kayu

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:22 WIB

Pemprov Jabar Dampingi 12 Korban Dugaan TPPO di Maumere, Sediakan Rumah Aman dan Pendampingan Hukum

Berita Terbaru