Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat Jalin Kerja Sama dengan Pertamina Patra Niaga ITJ Hadirkan Program TAMASYA

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, 23 Oktober 2025 – Upaya menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga terus digencarkan. Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Jakarta (ITJ) dalam pelaksanaan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Penandatanganan perjanjian kerja sama berlangsung di Kantor Pertamina Patra Niaga ITJ, Kamis (23/10/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi beserta tim kerja KSPK, serta jajaran PT Pertamina Patra Niaga ITJ termasuk Integrated Terminal Manager, Miftahul Ulum, dan tim CSR. Turut hadir pula perwakilan Dinas PPKB Kota Bekasi, di antaranya Kabid KSPK, Kepala UPT KB Bekasi Utara, dan PKB, serta TPA Al Firdaus sebagai mitra pelaksana program.

Baca Juga :  Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan acara Evaluasi Akhir Tahun Program Bangga Kencana

TPA Al Firdaus yang berdiri sejak 2002 dikenal sebagai pelopor layanan pengasuhan anak bagi keluarga pekerja. Kini, lembaga tersebut dipercaya menjadi mitra pelaksana Program TAMASYA untuk memastikan anak-anak mendapatkan layanan pengasuhan yang aman, hangat, dan edukatif.

Dalam sambutannya, Dadi Ahmad Roswandi menegaskan bahwa melalui kerja sama ini, anak-anak yang dititipkan di TPA terintegrasi TAMASYA akan memperoleh pengasuhan terbaik sesuai prinsip layanan holistik dan integratif.

“Di TPA yang terintegrasi dengan TAMASYA, kita pastikan anak-anak memperoleh pengasuhan terbaik melalui empat layanan utama: pemantauan tumbuh kembang anak, pembekalan untuk pengasuh, laporan kepada orang tua dan parenting class, serta layanan rujukan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus,” ujarnya.

Dadi menambahkan, kehadiran TAMASYA diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi para ibu pekerja.

“Pengasuhan yang berkualitas bukan hanya membantu anak tumbuh optimal, tetapi juga menciptakan keluarga yang harmonis dan bahagia,” tambahnya.

Sementara itu, Miftahul Ulum menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut.

“Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga. Melalui TAMASYA, kami ingin memastikan anak-anak pegawai mendapatkan pengasuhan yang aman dan berkualitas, sehingga para orang tua dapat bekerja dengan tenang dan produktif,” ungkapnya.

Program TAMASYA merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadirkan layanan pengasuhan anak usia dini yang holistik, integratif, dan berkualitas. Inisiatif ini menjadi komitmen bersama untuk mendukung kesejahteraan keluarga karyawan sekaligus memastikan anak-anak mendapatkan pengasuhan terbaik selama masa tumbuh kembangnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru