Kemendukbangga/BKKBN Jabar Berkomitmen Bersama Pemerintah Provinsi, Kab/Kota Dorong Turunkan AKI/AKB Dan Percepatan Turunkan Prevalensi Stunting Di Jabar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia.Bandung – Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat, Pemda Provinsi Jawa Barat dan Pemda Kabupaten/Kota di Jabar berkomitmen untuk sama-sama meningkatkan mutu kesehatan masyarakat serta memberikan layanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Herman Suryatman usai memimpin Rapat Koordinasi Dinas Kesehatan Provinsi Jabar dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kota se-Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu, (12/04/2025). Turut hadir juga instansi vertikal, dalam hal ini Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, memberikan masukan dan update mengenai perkembangan percepatan penurunan stunting di Jawa Barat.

Dadi mengatakan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menurukan prevalensi stunting di Jawa Barat, Kemendukbangga/BKKBN Jabar mengerahkan seluruh tenaga lini lapangan, tim pendamping keluarga (TPK), dan kegiatan strategis Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) serta Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Selain itu Program Pelayanan KB terus diintensifkan guna memastikan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi dengan menghidari 4 terlalu.

Baca Juga :  Revitalisasi Sekolah Capai Kemajuan Nyata, Ditargetkan Rampung Akhir 2025

Menurut Herman, ada sejumlah hal yang menjadi fokus peningkatan mutu kesehatan, di antaranya menekan Angka Kematian Bayi/AKB (Infant Mortality Rate/IMR), Angka Kematian Ibu/AKI (Maternal Mortality Rate/MMR), dan Stunting.

“Untuk urusan kesehatan hari ini, kita tidak baik- baik saja, angka kematian bayi, angka kematian ibu, dan angka stunting masih harus terus kita perbaiki,” kata Herman.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Dorong Digitalisasi Pembelajaran untuk Wujudkan Kelas Interaktif

“Maka tidak boleh main-main, kami berkomitmen, dengan segala keterbatasan, dengan segala kerendahan hati, untuk mengatasi semuanya,” imbuhnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, kata Herman, semua stakeholder diharapkan dapat menyamakan komitmen untuk bahu-membahu memberikan perhatian yang lebih terhadap kesehatan ibu dan anak. Salah satunya dengan memberi atensi terkait dengan asupan gizi, vitamin, juga hal pendukung kesehatan ibu dan anak.

“Angka kematian bayi harus diturunkan signifikan, angka kematian ibu harus diturunkan signifikan, zero new stunting harus diwujudkan,” katanya.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi menyambut baik komitmen Pemda Provinsi Jabar dan pemda kabupaten kota di Jabar untuk meningkatkan mutu kesehatan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru