Kemendikdasmen Ciptakan Kolaborasi Lintas Kementerian dengan Flinders University

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan Flinders University Australia menyelenggarakan _“Symposium Title: Indonesia’s Future a Multi-Disciplinary Approach”_ di Graha Utama, Kantor Kemendikdasmen, Jakarta (2/7). Turut menjadi pembicara utama pada forum tersebut yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti; Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno; dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Rini Widyantini; serta Ketua Komisi X DPR RI; Hetifah Sjaifudian.

Forum ini memiliki tujuan untuk menciptakan kolaborasi dan mendapat dukungan dari Flinders University baik dalam pengajaran, pelatihan, maupun penelitian dalam bidang pendidikan. Dalam forum ini juga dibahas tentang pendidikan, reformasi birokrasi dan administrasi, serta desain dalam koordinasi dan implementasi kebijakan untuk Indonesia di masa depan.

Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa simposium ini dilakukan untuk pertama kalinya di Indonesia bersama Flinders University. “Jika kita ingin membangun negara yang hebat, dimulai dengan membangun pendidikannya, dan juga diperlukan guru yang hebat. Untuk itu, kita harus menciptakan pendekatan pembelajaran yang baik,” ucapnya.

Baca Juga :  Komite III DPD RI Dukung Kebijakan SPMB*

Ia turut menjelaskan bahwa Kemendikdasmen telah menjalin kerja sama dengan Flinders University untuk melatih guru-guru dan narasumber terkait pembelajaran mendalam _(deep learning)_. “Kami telah melakukan kerja sama dengan Flinders University, untuk yang pertama yaitu memberikan pelatihan pembelajaran yang mendalam _(deep learning)_, sekaligus melakukan observasi untuk mendalami materi itu,” ujar Menteri Mu’ti.

Selain itu, Menteri Mu’ti menyampaikan bahwa berdasarkan laporan UNESCO beberapa tahun lalu, di banyak negara terjadi _“schooling without learning”_, di mana murid bersekolah namun tidak mendapatkan pembelajaran dan pencapaian apapun. “Permasalahan yang dihadapi dalam pendidikan di Indonesia saat ini, karena beberapa faktor salah satunya setelah pandemi Covid-19, pembelajaran biasa dilakukan secara tradisional melalui tatap muka diubah menjadi daring,” tuturnya.

“Teknologi dan _artificial intelegence_ (AI) atau kecerdasan buatan hanya alat bantu yang tidak bisa menggantikan keberadaaan guru, maka kami melakukan peningkatan kualitas pengajar dengan menyediakan pelatihan dan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan sampai Strata 1,” tambahnya.

Baca Juga :  Mentan Amran Tanam Bawang Putih di Sembalun, Target Swasembada dan Hentikan Impor 3–4 Tahun

Apresiasi turut disampaikan oleh _President and Vice-Chancellor Flinders University_, Colin Stirling, yang mengungkapkan bahwa ia mendapatkan kebanggaan karena Kemendikdasmen banyak memberikan peluang untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan Flinders University bersama-sama dengan Kementerian dan Lembaga lain di Indonesia. _“Thank you to the Minister of Primary and Secondary Education for hosting this event today, we are very privileged for these good ideas to collaboration with Indonesia in the future,”_ ungkap Colin.

Colin juga menambahkan bahwa forum ini tidak hanya menjadi wadah untuk bertemu dengan para alumni Flinders University, namun membuka ruang diskusi tentang kebijakan pendidikan dan implementasinya di masa depan, agar semakin banyak orang yang memiliki peluang untuk mengakses pendidikan serta mempererat kerja sama antara Indonesia dengan Australia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi! Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun Mulai 1 Juni 2026, Pertamax Turbo Naik
Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan
Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia
Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan
SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya
Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan
BGN Ungkap 8.182 SPPG Pernah Disuspend, Ribuan Dapur MBG Terkendala Infrastruktur dan Tata Kelola

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:40 WIB

Resmi! Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun Mulai 1 Juni 2026, Pertamax Turbo Naik

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:35 WIB

Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:41 WIB

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Juni 2026 - 19:27 WIB

Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:07 WIB

Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Berita Terbaru

NEWS

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026 - 19:41 WIB