Kemendikdasmen Canangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan, Dorong Kesetaraan lewat Pendidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencanangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan sebagai upaya mendorong kesetaraan gender dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Pencanangan tersebut dilakukan pada Rabu (1/4) di Kantor Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Jakarta, sebagai respons atas berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan, mulai dari keterbatasan akses pendidikan, stereotip gender, hingga ancaman kekerasan baik di ruang fisik maupun digital.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam pemberdayaan perempuan sekaligus bagian penting dari visi besar pendidikan nasional.

“Pendidikan tidak boleh diskriminatif, tidak boleh membatasi cita-cita anak perempuan, dan tidak boleh membiarkan stereotip ataupun rasa takut menghambat potensi mereka,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Pekan Dibuka, Pendaftaran TKA Catat 8.5 Juta Peserta

Ia menambahkan, pemberdayaan perempuan harus menjangkau seluruh lapisan, termasuk anak perempuan di wilayah desa, pesisir, pegunungan, hingga daerah terdepan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Menurutnya, penguatan literasi menjadi fondasi penting dalam membangun perempuan yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing. Literasi yang dimaksud tidak hanya baca-tulis, tetapi juga literasi digital, hukum, hingga literasi kritis agar perempuan mampu mengambil keputusan serta melindungi diri.

Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Perempuan: Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menjelaskan bahwa pendidikan menjadi jalan utama untuk membuka akses perempuan terhadap pengetahuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperluas peran dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan.

“Melalui pendidikan, partisipasi perempuan dalam pembangunan dapat semakin luas, sekaligus mendorong masyarakat yang lebih berpengetahuan dan berkeadaban,” jelas Hafidz.

Baca Juga :  Jumlah Calon Peserta TKA Terus Meningkat, Bukti Tingginya Partisipasi Sekolah dan Murid

Ia juga menekankan peran penting bahasa dan sastra sebagai medium pembentuk kesadaran, penguatan daya pikir kritis, serta ruang refleksi atas kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.

Pencanangan ini juga bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini yang dimaknai sebagai penguatan gerakan literasi, pendidikan karakter, serta aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 1993–1995, Wardiman Djojonegoro, yang turut hadir, menilai pendidikan merupakan kunci utama dalam menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan, pelaku perubahan, sekaligus kekuatan kemajuan bangsa.

Melalui pencanangan ini, Kemendikdasmen berharap pemberdayaan perempuan melalui pendidikan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan bangsa.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru