Ingin Bangun Daerahnya, Pemkab Bangkalan Minta Pencerahan dari Pemkot Bandung

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2024 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan Jawa Timur tertarik menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam penggunaan teknologi untuk pelayanan publik. Termasuk juga kerja sama dalam bidang pembangunan sumber daya manusia warga Bangkalan.

Hal itu diungkapkan oleh Penjabat Bupati Bangkalan, Arif M. Edie saat kunjungan kerja ke Pemkot Bandung di Balai Kota Bandung, Senin 7 Oktober 2024.

“Bangkalan saat ini sedang melakukan beberapa kegiatan salah satunya loncatan teknologi. Sehingga kami berkunjung ke Kota Bandung untuk mereplikasi berbagai inovasi percepatan kemajuan daerah,” katanya.

Ia mengaku, ada sejumlah hal yang tengah dilakukan oleh Pemkab Bangkalan untuk memajukan dan menyejahterakan warganya. Mulai dari peningkatan pajak daerah retribusi, pajak parkir, hingga pajak restoran.

Baca Juga :  Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan

Selain itu, Pemkab Bangkalan juga tengah berupaya menyiapkan pemberian makanan bergizi pada tahun 2025 mendatang.

Oleh karenanya, Arif mengaku butuh pencerahan dari Pemkot Bandung.

“Tentunya kami ingin sekali mohon bantuan, Kota Bandung menjadi daerah yang sudah mapan secara struktur ekonomi, PAD hingga sistem. Harapannya, bisa kami replikasi,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan mengungkapkan banyak potensi yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan pajak.

“Di Kota Bandung wajib pajak tertib juga. Sehingga pendapatan pun bisa sesuai target,” ungkapnya.

“Kuliner di Kota Bandung ini juga cukup banyak, asli makanan nusantara hingga makanan luar pun bervariatif. Ini salah satu sumber pendapatan pajak yang signifikan,” katanya.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Menaruh Perhatian Terhadap Pengembangan Kompetensi Guru Bimbingan Konseling

Ia menambahkan, Kota Bandung sebagai kota jasa terus diupayakan mampu memberikan pelayanan jasa bagi masyarakat hingga wisatawan secara maksimal.

“Orientasi layanan di Kota Bandung harus baik. Tentunya Kota Bandung ini pusat jasa, sehingga kami mengandalkan pariwisata, kuliner, dan lainnya,” ujar Dharmawan.

Selain itu, program Buruan Sae pun bisa diduplikasi oleh Kabupaten Bangkalan. Pasalnya program unggulan Kota Bandung ini telah diakui dunia Sebagai program yang bisa dilakukan oleh masyarakat dengan mudah.

“Ini bisa digunakan di lahan yang terbatas, juga menghasilkan nilai ekonomi. Jadi semua masyarakat bisa memanfaatkan program ini,” ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay
Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026
Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan
Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil
Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay
Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan
Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan, Perkuat Daya Saing Global

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:44 WIB

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Berita Terbaru