Gunung Marapi Kembali Bergolak, Abu Erupsi Capai 800 Meter

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Marapi di Sumbar meletus, Selasa (12/8/2025).
© Foto: PGA Marapi

Gunung Marapi di Sumbar meletus, Selasa (12/8/2025). © Foto: PGA Marapi

Gunung Marapi, yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pagi ini, Rabu (27/8). Letusan terjadi sekitar pukul 09.14 WIB, memuntahkan kolom abu tebal setinggi 800 meter di atas puncak, dengan arah semburan condong ke utara.

Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, letusan tersebut terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 27,1 mm dan durasi sekitar 38 detik.

Baca Juga :  BBPMP Jabar Pastikan Konten Sosialisasi Program Prioritas Berkualitas

Gunung ini saat ini berada pada status Waspada (Level II). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menekankan larangan bagi masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk aktivitas di area dalam radius 3 kilometer dari Kawah Verbeek, yang merupakan zona aktivitas vulkanik utama.

Pihak PVMBG juga mengingatkan potensi bahaya lalu dingin (lahar dingin), terutama saat musim hujan atau di daerah sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak. Masyarakat dihimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut bila terjadi hujan abu untuk mengurangi risiko iritasi dan gangguan saluran pernapasan (ISPA).

Baca Juga :  Baru 20% Jadi Sekolah Penggerak, Kepala BBPMP Jabar Dorong Pengimbasan ke Sekolah Sekitar

 

Ringkasan:

Informasi Detail
Waktu Letusan Rabu, 27 Agustus 2025, pukul 09.14 WIB
Tinggi Abu ±800 meter di atas puncak
Durasi Sekitar 38 detik; amplitudo 27,1 mm
Status Gunung Waspada (Level II)
Imbauan PVMBG Jaga jarak 3 km dari kawah, waspadai lahar, gunakan masker saat hujan abu

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru