Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Getaran Terasa hingga Jakarta

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, 20 Agustus 2025 – Warga Bekasi dikejutkan oleh gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 pada Rabu (20/8) malam sekitar pukul 19.54 WIB. Menurut laporan BMKG, pusat gempa berada di darat, sekitar 14 kilometer tenggara Bekasi, dengan kedalaman hanya 10 kilometer.

Getaran gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, termasuk di Jakarta, Depok, dan sebagian Bogor. Meski demikian, BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Sejumlah warga mengaku sempat panik saat merasakan guncangan. “Lantai rumah bergetar dan lampu bergoyang, kami langsung keluar rumah,” ujar Rini, warga Rawalumbu, Bekasi. Hal serupa juga dilaporkan oleh warga di kawasan Jakarta Timur yang merasakan getaran selama beberapa detik.

Baca Juga :  Peringatan 100 Tahun A.A. Navis di Prancis: Menduniakan Sastra Indonesia

BMKG Imbau Warga Tetap Waspada

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG menyampaikan bahwa gempa ini termasuk kategori dangkal dan dipicu aktivitas sesar lokal. “Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ikuti hanya informasi resmi dari BMKG,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan serius maupun korban jiwa akibat gempa di Bekasi. Namun, BMKG mengingatkan potensi gempa susulan bisa saja terjadi.

Baca Juga :  Audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat dengan Kepala Pusat Riset Kependudukan BRIN

Catatan Kegempaan Jawa Barat

Sebelumnya pada siang hari sekitar pukul 12.28 WIB, wilayah Bandung Barat juga diguncang gempa ringan M 1,7 yang berasal dari aktivitas Sesar Lembang. Walaupun tidak menimbulkan kerusakan, peristiwa ini menunjukkan bahwa aktivitas kegempaan di Jawa Barat masih cukup dinamis.

Kesimpulan

Gempa Bekasi malam ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Jabodetabek. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera melakukan pemantauan lapangan, sekaligus memastikan informasi resmi tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Berita Terbaru