PP IPNU Dorong Pelajar, Sekolah, dan Pondok Pesantren Ikut Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia. Magelang, 13 September 2025 – Suasana penuh semangat tampak di SMK Ma’arif Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, saat ratusan murid SMA, SMK, dan MA mengikuti Diseminasi Program Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Pendidikan Bermutu. Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) ini menghadirkan ruang dialog yang interaktif antara murid, guru, dan penyelenggara.

Ketua Umum PP IPNU, Muhammad Agil Nuruz Zaman, menyampaikan dukungan penuh terhadap kolaborasi dengan Kemendikdasmen. “Kami sangat menyambut baik kerja sama dengan Kemendikdasmen. Ini adalah terobosan baru berupa kerja sama semesta, di mana semua elemen Masyarakat diajak bersama-sama menghidupkan semangat Pendidikan. IPNU tentu mendukung penuh niat baik dan program pemerintah yang harus disokong oleh seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Agil juga mengajak para pelajar, khususnya kader IPNU, untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini. “Pasca kegiatan ini, IPNU akan menginstruksikan seluruh kader di sekolah maupun pondok pesantren untuk mengikuti TKA. Kami juga mengajak seluruh pelajar, baik SMA, MA, maupun SMK, khususnya kader IPNU di seluruh Indonesia, ayo ikuti TKA. Program ini sangat berharga dan jangan sampai kita melewatkan kesempatan yang baik dari pemerintah ini,” tegasnya.

TKA bukan hanya tes, melainkan kesempatan bagi murid untuk mengenali potensi diri, membuktikan kemampuan, dan menyiapkan masa depan pendidikan yang lebih cerah.

Baca Juga :  Menkominfo Dorong APT Tingkatkan Transformasi Digital Inklusif

Antusiasme murid tercermin dari pertanyaan kritis yang diajukan Unggul, murid SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan. Ia menanyakan tips persiapan bagi angkatan pertama TKA yang memiliki waktu terbatas.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), Rahmawati, menekankan pentingnya pola pikir pionir. “Angkatan pertama TKA adalah pionir, pembuka jalan bagi generasi berikutnya. Jalani tes ini dengan penuh integritas, kesungguhan, dan semangat. Kalian bukan korban atau percobaan, melainkan pahlawan yang membuka jalan bagi adik-adik kalian,” jelasnya.

Unggul juga menanyakan apakah nilai TKA akan diakui dalam penerimaan perguruan tinggi. “Selain bermanfaat bagi murid dan pemerintah, hasil TKA juga dapat digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di perguruan tinggi negeri. Karena itu, penting bagi murid untuk mengikuti TKA dengan sungguh-sungguh agar hasilnya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tambah Rahmawati.

Kesan positif datang dari Ashwin Khoirul Basyar, guru Bahasa Indonesia sekaligus staf Kesiswaan SMK Ma’arif Kota Mungkid. “Acara diseminasi TKA kemarin berjalan baik. Narasumber menjelaskan dengan detail, diselingi _ice breaking_, serta menampilkan paparan interaktif. Murid juga langsung mencoba aplikasi TKA melalui gawai mereka, sehingga tidak kebingungan saat menghadapi tes nanti,” ujarnya.

Ia berharap TKA dapat menjadi sarana bagi muridnya untuk bersaing setara dengan sekolah lain. “Tes ini gratis difasilitasi pemerintah dan menjadi bukti objektif bahwa murid SMK Ma’arif Kota Mungkid juga mampu bersaing dengan sekolah yang lebih dikenal. Dengan TKA, mereka punya kesempatan lebih adil untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” jelas Ashwin.

Baca Juga :  Menarafkan Pendidikan Antikorupsi, KPK Bekali Karakter Integritas Civitas Unima

Semangat juga terlihat dari Umniyah, murid MA An-Nawawi 02 Salaman, yang mengaku mendapat banyak manfaat dari seminar. “Saya senang sekali bisa mengikuti seminar ini karena mendapat informasi penting tentang Tes Kemampuan Akademik. Acara ini memberikan edukasi tentang arti pendidikan dan betapa pentingnya masa depan bagi kami para pelajar,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa TKA membantu murid mengenali kelebihan dan kekurangan masing-masing. “Dari seminar ini saya jadi lebih tahu bahwa TKA membantu kami mengenali kekurangan dan kelebihan, terutama dalam menguasai mata pelajaran untuk persiapan masuk perguruan tinggi,” katanya.

Sebagai rencana setelah mengikuti seminar, Umniyah berkomitmen menambah waktu belajar dan membaca agar lebih siap menghadapi TKA. Ia pun mengajak teman-temannya untuk ikut serta. “Hai teman-teman, aku siap ikut TKA. Kamu juga siap ikut TKA, kan?” serunya penuh semangat.

Kegiatan ini diikuti oleh 541 murid dari 16 satuan pendidikan di Kota dan Kabupaten Magelang. Dukungan sekolah, guru, serta antusiasme murid menjadi bukti nyata partisipasi semesta dalam menyukseskan program nasional ini.

Melalui kegiatan ini, Kemendikdasmen berharap para murid yang hadir terinspirasi untuk ikut serta dalam TKA. Dengan adanya sosialisasi dan simulasi, murid diharapkan semakin percaya diri mendaftar, berlatih, dan mengikuti TKA dengan penuh semangat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM
Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026
ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas
DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 27 Juli
Hari Anak Nasional 2026, Hj. Siti Muntamah Ajak Wujudkan Jawa Barat Ramah Anak Lewat Ketahanan Keluarga
Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan 100 Paket Sembako dan Edukasi Literasi Digital bagi Lansia di Indramayu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:31 WIB

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:47 WIB

Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:03 WIB

ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere

Berita Terbaru