Dua Penerjun Tewas dalam Insiden Terjun Payung di Pangandaran, Ini Kronologi Lengkapnya

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGANDARAN – Insiden tragis terjadi dalam kegiatan terjun payung di wilayah Pangandaran, Jawa Barat. Dua penerjun dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat melakukan aksi terjun dari pesawat, Selasa (30/12/2025).

Peristiwa ini terjadi saat lima penerjun mengikuti kegiatan terjun payung menggunakan pesawat ringan jenis Cessna yang lepas landas dari Bandara Nusawiru, Pangandaran, sekitar pukul 10.15 WIB. Penerjunan dilakukan dari ketinggian kurang lebih 10.000 kaki dengan titik pendaratan yang telah ditentukan sebelumnya.

Namun, saat proses penerjunan berlangsung, kondisi cuaca di udara dilaporkan berubah secara tiba-tiba. Arah dan kecepatan angin yang tidak stabil membuat para penerjun kesulitan mengendalikan arah pendaratan. Akibatnya, beberapa penerjun melenceng dari area drop zone yang direncanakan.

Baca Juga :  Delegasi World Water Forum ke-10 Terpukau Balinese Water Purification Ceremony

Tiga penerjun berhasil mendarat darurat di kawasan pesisir Pantai Bojongsalawe dan dinyatakan selamat. Sementara dua penerjun lainnya justru terbawa angin hingga jatuh ke perairan laut di sekitar kawasan tersebut.

Kedua korban diketahui bernama Rusli dan Widiasih. Upaya pencarian dan evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, Polairud, serta dibantu nelayan setempat. Setelah ditemukan dan dievakuasi ke darat, keduanya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Berdasarkan keterangan kepolisian, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah perubahan arah angin yang terjadi secara mendadak di udara, sehingga membuat penerjun kehilangan kendali dan gagal mencapai daratan. Kondisi laut yang terbuka serta arus di sekitar lokasi juga diduga memperparah situasi saat korban jatuh ke perairan.

Baca Juga :  Menteri PPPA dan DP3AKB Jabar Takziyah, Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga

Kapolres Pangandaran menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut, termasuk berkoordinasi dengan pihak penyelenggara dan instansi penerbangan untuk memastikan apakah prosedur keselamatan telah dijalankan sesuai standar.

Akibat kejadian ini, seluruh kegiatan terjun payung di kawasan tersebut untuk sementara waktu dihentikan guna kepentingan evaluasi dan investigasi lebih lanjut.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Berita Terbaru