Demo di Pati Ricuh, Warga Desak Bupati Sudewo Mundur

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Aksi demonstrasi besar-besaran yang digelar ribuan warga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025), berakhir ricuh. Massa yang tergabung dalam “Aliansi Masyarakat Pati Bersatu” menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya.

Sejak pagi, sekitar 1.000 orang memadati Alun-alun Pati di depan Pendopo Kabupaten. Mereka membawa spanduk bertuliskan “Bupati Pati Sudewo Mundur Secara Kesatria atau Dilengserkan Rakyat Secara Paksa”, keranda mayat, dan sebuah truk tronton sebagai simbol protes. Tuntutan ini muncul meski kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen telah dibatalkan sebelumnya.

Baca Juga :  Persib Bandung VS Barito Putra Berakhir 1:1

Situasi memanas ketika massa mulai melempari Kantor Bupati dengan batu dan botol air mineral. Sejumlah peserta aksi berupaya mendorong pagar kantor hingga nyaris roboh. Polisi yang berjaga merespons dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa. Beberapa petugas terluka dan harus mendapat perawatan.

Baca Juga :  Rayakan HJKB 214, Kimia Farma Apotek Hadirkan Diskon Hingga 80 Persen di Bandung Great Sale 2024

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengimbau agar unjuk rasa disampaikan secara tertib dan tidak anarkis. Ia menegaskan, pelengseran kepala daerah harus melalui mekanisme resmi di DPRD Kabupaten Pati.

Hingga siang hari, situasi di sekitar Pendopo Kabupaten Pati berangsur kondusif meski aparat masih berjaga ketat. Belum ada pernyataan resmi dari Bupati Sudewo terkait desakan mundur tersebut.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru