Demo di Pati Ricuh, Warga Desak Bupati Sudewo Mundur

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Aksi demonstrasi besar-besaran yang digelar ribuan warga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025), berakhir ricuh. Massa yang tergabung dalam “Aliansi Masyarakat Pati Bersatu” menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya.

Sejak pagi, sekitar 1.000 orang memadati Alun-alun Pati di depan Pendopo Kabupaten. Mereka membawa spanduk bertuliskan “Bupati Pati Sudewo Mundur Secara Kesatria atau Dilengserkan Rakyat Secara Paksa”, keranda mayat, dan sebuah truk tronton sebagai simbol protes. Tuntutan ini muncul meski kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen telah dibatalkan sebelumnya.

Baca Juga :  Prajurit Satgas Yonmek UNIFIL Tetap Rayakan HUT Ke-79 TNI Di Tengah Konflik Lebanon

Situasi memanas ketika massa mulai melempari Kantor Bupati dengan batu dan botol air mineral. Sejumlah peserta aksi berupaya mendorong pagar kantor hingga nyaris roboh. Polisi yang berjaga merespons dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa. Beberapa petugas terluka dan harus mendapat perawatan.

Baca Juga :  Gempabumi Mag 5.3 106 km Barat Daya KOTA-SUKABUMI-JABAR

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengimbau agar unjuk rasa disampaikan secara tertib dan tidak anarkis. Ia menegaskan, pelengseran kepala daerah harus melalui mekanisme resmi di DPRD Kabupaten Pati.

Hingga siang hari, situasi di sekitar Pendopo Kabupaten Pati berangsur kondusif meski aparat masih berjaga ketat. Belum ada pernyataan resmi dari Bupati Sudewo terkait desakan mundur tersebut.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru