“Call To Action” Mengkampanyekan Bagaimana Mengoptimalisasikan Teknologi Untuk Menunjang Tumbuh Kembang Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan IDAI Jawa Barat mengkampanyekan bagaimana mengoptimalisasikan teknologi untuk menunjang tumbuh kembang anak. Kegiatan ini dilaksanakan melalui live Instagram bertajuk Call To Action, (12/03/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada orang tua dan masyarakat agar dapat memberikan pengasuhan yang tepat di era gempuran gadget.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama para orang tua yang memiliki anak balita dalam penggunaan gadget yang semakin mudah diakses,” ucap Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi saat membuka live Instagram siang tadi.

Berdasarkan data BPS, jumlah pengguna gadget untuk anak usia dini di Indonesia saat ini mencapai 39,71% Bahkan, terdapat 5,88% anak di bawah usia 1 tahun sudah menggunakan telepon seluler dan sebanyak 4,33% anak di bawah usia 1 tahun yang mengakses internet pada 2024.

Baca Juga :  Presiden Prabowo dan Presiden Xi Saksikan Penandatanganan Sejumlah Kesepakatan Kerja Sama Indonesia-Tiongkok

Gadget dapat memberi dampak positif maupun dampak negatif tehadap tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, agar penggunaan gadget dapat dioptimalisasi dalam menunjang tumbuh kembang anak, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat melakukan kerjasama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Provinsi Jawa Barat untuk memberikan edukasi kepada orangtua dan masyarakat melalui Live IG ini.

Dalam Live IG yang dimoderatori oleh dr. Rizki Handayani Rahmat, SpA kali ini, Prof. Dr. Meita Dhamayanti dr., SpA, Subsp. T. K. P. S. (K), M.Kes selaku narasumber menyampaikan bahwa pengenalan gadget harus disesuaikan dengan tahapan usia perkembangan anak. Selain itu orangtua juga harus memberikan batasan screen time pada anak dengan memberikan contoh pembatasan penggunaan gadget. Dibahas juga oleh narasumber, bagaimana cara mengenali gejala-gejala awal anak kecanduan gadget, diantaranya yaitu adanya perubahan perilaku pada anak.

Baca Juga :  bank bjb Beri Kemudahan Bagi Debitur yang Ingin Ajukan Kredit Melalui Bjb MLT BPJS Merdeka


Salah satu netizen bertanya apakah boleh anak usia dibawah 2 tahun dikenalkan nyanyian melalui gadget? Dijawab oleh Prof. Dr. Meita Dhamayanti dr., SpA, Subsp. T. K. P. S. (K), M.Kes bahwa hal tersebut tetap tidak diperbolehkan. “ Usia dibawah 2 tahun tidak diperbolehkan screentime samasekali, lebih baik dikenalkan nyanyian langsung oleh ibunya” jawab dr. Meita.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru