BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Saat Peralihan Musim

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat di wilayah Jawa Barat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim.

Menurut laporan BMKG, saat ini wilayah Jawa Barat tengah memasuki fase peralihan dari musim hujan ke musim kemarau atau yang dikenal sebagai masa pancaroba. Pada periode ini, cuaca cenderung tidak stabil dengan potensi hujan lebat, angin kencang, hingga petir dalam waktu singkat.

“Kami memantau pertumbuhan awan konvektif yang cukup signifikan di wilayah Jawa Barat. Ini memicu potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Juni 2025,” ujar perwakilan BMKG Bandung, dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  Mensos Gus Ipul: Bansos PKH dan Sembako Triwulan I 2026 Tersalurkan 85 Persen, Total Rp15 Triliun

BMKG juga mencatat adanya risiko bencana hidrometeorologi seperti:

  • Banjir
  • Tanah longsor
  • Puting beliung

Daerah dataran tinggi dan perbukitan diimbau lebih waspada terhadap potensi longsor, sementara kawasan permukiman rendah dan bantaran sungai diingatkan akan risiko banjir mendadak.

Imbauan BMKG kepada masyarakat:
✅ Pantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi InfoBMKG.
✅ Hindari beraktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem.
✅ Waspadai perubahan cuaca yang cepat, terutama pada sore dan malam hari.
✅ Siapkan jalur evakuasi bagi warga di daerah rawan bencana.

Baca Juga :  Pemerintah Antisipasi Lonjakan Mobilitas Nataru 2025–2026, Menhub: 119,5 Juta Orang Diprediksi Bepergian

Pemerintah daerah, BPBD, dan aparatur desa/kecamatan diminta meningkatkan kesiapsiagaan serta menyebarkan informasi kepada warga.

Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan potensi dampak bencana akibat cuaca ekstrem ini dapat diminimalisir.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru