BKKBN Jabar Dorong Penguatan Kebijakan Kesehatan Reproduksi Berbasis Siklus Hidup

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya memperkuat pelaksanaan kebijakan kesehatan reproduksi yang komprehensif dan berbasis siklus hidup, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si., menjadi narasumber pada Forum Group Discussion (FGD) Penyelenggaraan Program Kesehatan Reproduksi di Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian PPN/Bappenas dan berlangsung di De Java Hotel Bandung, Kota Bandung, Senin (13/10/2025).

Diskusi yang digelar secara kolaboratif ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, antara lain Kemendukbangga/BKKBN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, organisasi profesi, akademisi, lembaga pendidikan, lembaga non-pemerintah, serta UNFPA.

Baca Juga :  Lima Ribu Murid Berprestasi Akan Mendapat Pelatihan dalam Program Bina Talenta Indonesia Kemendikdasmen

Dalam paparannya, Dr. Dadi menekankan pentingnya penerapan pendekatan siklus hidup dalam perencanaan dan layanan kesehatan reproduksi. Menurutnya, setiap tahapan usia — mulai dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), masa balita dan anak usia sekolah, remaja, pasangan usia subur (PUS), hingga lanjut usia — memiliki kebutuhan spesifik yang perlu direspon secara kolaboratif lintas sektor.

“Kesehatan reproduksi dengan pendekatan siklus hidup bukan hanya strategi kesehatan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kualitas generasi mendatang agar Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Baca Juga :  Yuk Jadi Volunteer! Jadilah Bagian dari Kemeriahan Pawai Kendaraan Hias HJKB 214

Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan kebijakan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN telah mengembangkan berbagai program strategis seperti Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja), GenRe (Generasi Berencana), serta pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR).

Melalui sinergi lintas sektor dan pendekatan berbasis siklus hidup, BKKBN Jawa Barat berkomitmen untuk mewujudkan layanan kesehatan reproduksi yang inklusif, responsif, dan berkelanjutan bagi seluruh kelompok usia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru