Bio Farma Dorong Percepatan Sertifikasi Kompetensi di BUMN, Tegaskan Pentingnya Standar SDM dan Tata Kelola yang Profesional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bio Farma (Persero) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia BUMN melalui percepatan sertifikasi kompetensi. Hal ini disampaikan oleh Komisaris Bio Farma, dr. Relly Reagen, dalam Forum Komunikasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BUMN yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di Jakarta.

Forum yang diikuti oleh perwakilan 20 LSP BUMN, termasuk LSP Holding BUMN Farmasi, bertujuan untuk harmonisasi penerapan Sistem Sertifikasi Kerja Nasional di lingkungan BUMN.

Dalam sambutannya, dr. Relly Reagen menegaskan bahwa peningkatan standar kompetensi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi BUMN dalam menghadapi tantangan tata kelola dan transformasi bisnis.

“Percepatan sertifikasi kompetensi di lingkungan BUMN dan pemerintahan merupakan fondasi untuk penguatan kualitas SDM. Standar yang jelas dan terukur adalah kunci untuk memastikan tata kelola perusahaan negara berjalan lebih efektif, profesional, dan berkelanjutan,” ujar dr. Reagen.

Sebagai pemegang saham, Danantara Indonesia juga memiliki peran sentral dalam memastikan penerapan standar dan kualifikasi khusus melalui 20 LSP BUMN yang telah beroperasi saat ini. Menurutnya, ke depan proses seleksi berbagai posisi strategis, termasuk jabatan Direksi (BOD) dan level manajerial, perlu dilakukan berbasis sertifikasi profesional untuk memastikan kecakapan dan integritas pemimpin BUMN.

Baca Juga :  Misteri Satu Keluarga Tewas di Tenda Glamping Posong Temanggung, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Ia juga menambahkan bahwa setiap LSP BUMN harus memiliki program pelatihan yang terstandar, relevan dengan kebutuhan industri BUMN, serta terkalibrasi dengan kompetensi risiko di masing-masing sektor.

Selain daripada itu, dr. Reagen menyoroti pentingnya penataan ulang struktur dan kompetensi SDM, terutama bagi jabatan yang terkait langsung dengan pengelolaan fungsi manusia.

“Kami berharap seluruh Direktur SDM BUMN melakukan pembenahan terhadap struktur organisasi dan kompetensi yang belum linear. Diperlukan klasterisasi serta penerapan pelatihan standar manajemen risiko agar mitigasi berjalan optimal melalui peningkatan SDM, sertifikasi kompetensi, dan rekrutmen berbasis kompetensi. Ini akan memberi dampak signifikan bagi perbaikan BUMN ke depan,” tegasnya.

Ketua BNSP, Syamsi Hari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberadaan Forum LSP BUMN dalam mendorong harmonisasi standar kompetensi lintas sektor BUMN.

“BNSP memandang LSP BUMN sebagai pilar penting dalam sistem sertifikasi nasional. Harmonisasi standar kompetensi akan memastikan bahwa SDM BUMN memiliki kualifikasi yang dapat diakui secara nasional maupun global. Kami mengapresiasi komitmen seluruh BUMN, termasuk Bio Farma, yang terus memperkuat kualitas SDM melalui certification kompetensi,” ujar Syamsi Hari.

Ia juga menambahkan bahwa BNSP siap mempercepat proses registrasi standar kompetensi kerja khusus, sesuai agenda strategis yang turut dibahas dalam forum ini.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Kaper Kemendukbangga/BKKBN Jabar di Priangan Timur: Perkuat Layanan KB, BKB, dan Motivasi Penyuluh

Syamsi Hari juga menyampaikan arahan bahwa penguatan tata kelola dan integritas LSP BUMN menjadi kunci kepercayaan publik, sekaligus memastikan proses sertifikasi berjalan objektif, kredibel, dan akuntabel. Ia menilai pentingnya keselarasan antara kebutuhan industri BUMN dan skema sertifikasi yang adaptif terhadap transformasi digital, agenda green economy, serta pengembangan talenta masa depan. Syamsi Hari juga mendorong sinergi antarlembaga agar standar dan mekanisme sertifikasi semakin efisien, serta percepatan pemerataan kompetensi dapat tercapai. Selain itu, ia menekankan perlunya inovasi layanan sertifikasi melalui pemanfaatan teknologi asesmen, digitalisasi portofolio, dan peningkatan kualitas layanan agar sertifikasi semakin cepat dan mudah diakses.

Forum LSP BUMN yang digelar di Gedung Mandiri Corporate University ini menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh LSP BUMN untuk menyelaraskan standar sertifikasi, memperkuat pelatihan, dan mempercepat transformasi kompetensi.

Sebagai BUMN yang memegang peran strategis dalam kesehatan nasional, Bio Farma menegaskan bahwa penguatan kompetensi SDM adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan tata kelola yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap tantangan industri.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen
Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara
Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan
Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di Luar KUA Rp600 Ribu, Warga Diminta Waspadai Penipuan
Mentan Amran Dorong Mahasiswa Unismuh Bangun Usaha Pertanian, Lahan Produktif Siap Didukung
Komite III DPD RI Soroti DTSEN, Jangan Sampai Salah Data Bikin Warga Miskin Kehilangan Bantuan
Dedi Mulyadi Soroti Anggaran Jalan Garut Hanya Rp80 Miliar
Wamenpora Taufik Hidayat Ungkap Kunci Klub dan Atlet Jadi Juara

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:42 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 10:36 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara

Selasa, 15 September 2026 - 07:22 WIB

Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan

Selasa, 15 September 2026 - 07:13 WIB

Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di Luar KUA Rp600 Ribu, Warga Diminta Waspadai Penipuan

Selasa, 15 September 2026 - 07:08 WIB

Mentan Amran Dorong Mahasiswa Unismuh Bangun Usaha Pertanian, Lahan Produktif Siap Didukung

Berita Terbaru