Bersiap Menyusun Prediksi Musim Hujan 2024/2025, BMKG Gelar National Climate Expert Forum (NCEF)

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedeputian Bidang Klimatologi BMKG kembali menggelar National Climate Expert Forum (NCEF) yang merupakan forum diskusi ilmiah rutin bagi para ahli dan pakar iklim di Indonesia. Acara ini dibuka sekaligus dihadiri langsung oleh Dr. Ardhasena Sopaheluwakan, selaku Deputi Bidang Klimatologi.

Turut hadir pakar iklim Eddy Hermawan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Andung Bayu Sekaranom dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Hartanto, selaku Kepala Balai Besar MKG Wilayah II, perwakilan dari Kedeputian Bidang Klimatologi, Kedeputian Bidang Meteorologi, Pusat Standarisasi Instrumentasi MKG, BBMKG Wilayah II dan Stasiun Klimatologi serta UPT BMKG Penyedia Informasi Iklim Provinsi di seluruh Indonesia.

Forum diskusi ini bertujuan untuk membahas prediksi dinamika atmosfer-laut dan prospek prediksi musim hujan 2024/2025.

Baca Juga :  Skema FLPP Jadi Subsidi Selisih Bunga Bantu Generasi Muda Miliki Hunian

Dalam sambutannya, Ardhasena menyampaikan bahwa tahun 2023 adalah salah satu tahun terpanas dengan kenaikan suhu rata-rata global mencapai 1,45°C yang merupakan rekor tertinggi sejak zaman pra-industri. “Konsentrasi karbon dioksida sebagai salah satu gas rumah kaca juga semakin meningkat di atmosfer, kondisi ini belum terjadi sebelumnya sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi iklim dunia, termasuk Indonesia”. Ujarnya.

Informasi iklim BMKG selalu ditunggu oleh pengguna, terutama terkait isu ketahanan pangan dan penanggulangan bencana hidrometeorologi.

Dengan adanya forum diskusi ini, diharapkan tercapai konsensus antara BMKG sebagai lembaga penyedia informasi iklim dengan para pakar iklim dari kalangan akademik maupun riset.

Selain itu, langkah-langkah strategis dan antisipatif dapat diidentifikasi untuk menghadapi tantangan iklim yang semakin kompleks dan meningkatkan akurasi prediksi musim hujan.

Baca Juga :  HARI DESA NASIONAL Bey Machmudin Dorong Desa Jadi Sumber Utama Ketahanan Pangan

Tidak dapat disangkal bahwa perubahan iklim telah menjadi isu yang semakin mendesak dan berdampak luas bagi Indonesia.

Forum NCEF yang dilaksanakan dalam rangkaian penyiapan prediksi musim hujan tahun 2024/2025 ini telah memainkan peran penting dengan memberikan platform bagi para ahli untuk bersama-sama mendukung negara dan masyarakat menghadapi tantangan yang dihadirkan oleh musim hujan dan perubahan iklim.

Melalui kolaborasi para pakar iklim, diharapkan kita dapat meningkatkan akurasi prediksi musim hujan 2024/2025. Selain itu, upaya mitigasi dan adaptasi yang efektif dapat diterapkan untuk mengurangi potensi dampak negatif yang dapat ditimbulkan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru