Amerika Tangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro Saat Tidur, Diseret dari Kamar Bersama Istri

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Presiden Venezuela Nicolás Maduro dilaporkan ditangkap pasukan elite Amerika Serikat dalam sebuah operasi militer rahasia di Caracas pada Sabtu dini hari, 3 Januari 2026. Menurut laporan sejumlah media internasional, Maduro ditangkap saat sedang tidur dan diseret keluar dari kamar bersama istrinya, Cilia Flores.

Operasi tersebut disebut berlangsung cepat dan terkoordinasi, melibatkan pasukan khusus Amerika Serikat dengan dukungan intelijen. Pasukan AS dilaporkan menyusup ke kompleks kediaman Maduro pada tengah malam, melumpuhkan pengamanan, lalu membawa Maduro dan istrinya keluar dari kamar tidur tanpa perlawanan berarti.

Operasi Rahasia Tengah Malam

Sumber-sumber keamanan AS menyebut operasi ini telah dipersiapkan selama berbulan-bulan dan menjadi bagian dari skenario penegakan hukum internasional terhadap Maduro. Presiden AS Donald Trump kemudian mengonfirmasi bahwa pemerintahannya telah “mengamankan” Maduro untuk menghadapi proses hukum di Amerika Serikat.

Maduro dan Cilia Flores dilaporkan langsung dievakuasi menggunakan helikopter militer menuju kapal perang AS yang berlabuh di perairan Karibia, sebelum akhirnya diterbangkan ke Amerika Serikat.

Baca Juga :  Tiga Mahasiswa IKOPIN Terseret Ombak di Puncak Guha Garut, Dua Masih Hilang

Akan Diadili di Amerika Serikat

Pemerintah AS menegaskan penangkapan ini berkaitan dengan dakwaan pidana berat yang selama ini diarahkan kepada Nicolás Maduro, termasuk tuduhan narco-terorisme, perdagangan narkoba lintas negara, dan konspirasi kriminal internasional yang disebut mengancam keamanan Amerika Serikat.

Maduro sebelumnya telah masuk dalam daftar buronan AS, dengan hadiah jutaan dolar bagi pihak yang memberikan informasi penangkapannya. Washington menyatakan langkah ini merupakan penegakan hukum, bukan upaya kudeta.

Caracas Bergejolak, Pemerintah Venezuela Mengecam

Di Venezuela, penangkapan Maduro langsung memicu ketegangan di Caracas. Pemerintah Venezuela menyebut tindakan Amerika Serikat sebagai agresi militer dan pelanggaran berat terhadap kedaulatan negara.

Melalui pernyataan resmi, pihak Caracas mengecam keras operasi tersebut dan menyebutnya sebagai “penculikan ilegal terhadap kepala negara yang sah”. Militer dan aparat keamanan Venezuela dilaporkan siaga penuh untuk mengantisipasi potensi kerusuhan.

Baca Juga :  Kerabat Jabar Hadirkan Pakar Pola Asuh

Sementara itu, wakil presiden Venezuela dikabarkan mengambil alih pemerintahan untuk sementara waktu guna menjaga stabilitas nasional.

Dunia Internasional Bereaksi

Penangkapan Presiden Venezuela oleh pasukan AS memicu reaksi luas dari komunitas internasional. Sejumlah negara menyuarakan kekhawatiran atas preseden hukum internasional yang ditimbulkan, sementara negara-negara sekutu AS menunggu penjelasan resmi terkait dasar hukum operasi tersebut.

Pengamat hubungan internasional menilai peristiwa ini berpotensi menjadi titik balik besar dalam dinamika politik Amerika Latin serta hubungan Amerika Serikat dengan negara-negara di kawasan tersebut.

Informasi Masih Berkembang

Hingga saat ini, sebagian detail operasi masih bersumber dari klaim pemerintah Amerika Serikat dan laporan media internasional. Pemerintah Venezuela belum memberikan konfirmasi rinci terkait kondisi terkini Nicolás Maduro dan istrinya.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru