Alumni LPDP Perkuat Pemanfaatan IFP di Sekolah 3T, Dorong Digitalisasi Pembelajaran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong transformasi digital di dunia pendidikan dengan memperkuat pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) di satuan pendidikan, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Upaya ini mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, salah satunya melalui keterlibatan alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang tergabung dalam program Alumni Pejuang Digital.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari percepatan digitalisasi pembelajaran sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2026. Setelah perangkat IFP terdistribusi ke lebih dari 288 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia, pemerintah kini memfokuskan langkah pada optimalisasi penggunaannya dalam kegiatan belajar mengajar.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, menegaskan bahwa transformasi digital tidak berhenti pada penyediaan perangkat.

“Digitalisasi pembelajaran harus bergerak dari distribusi menuju pemanfaatan yang maksimal. IFP harus menjadi bagian dari proses belajar sehari-hari yang mendorong interaksi, kreativitas, dan inovasi di kelas,” ujarnya.

Baca Juga :  Meriahkan Ulang Tahun, bank bjb Hadirkan Milangkala bank bjb ke-63: Pagelaran Wayang Golek dan Hiburan di Dome Bale Bale Soreang

Melalui program ini, alumni LPDP tidak hanya memberikan pelatihan teknis penggunaan IFP, tetapi juga mendampingi guru dalam menyusun materi ajar digital, menerapkan pembelajaran interaktif, serta membangun budaya belajar berbasis teknologi di sekolah.

Direktur Utama LPDP, Sudarto, menyebut keterlibatan alumni sebagai bentuk kontribusi nyata penerima beasiswa negara dalam pembangunan pendidikan nasional.

Ia juga menambahkan bahwa program ini mendorong terbentuknya jejaring pembelajaran antarsekolah melalui konsep community of practice, sehingga sekolah dapat saling berbagi praktik baik dan berkolaborasi dalam inovasi pembelajaran.

Program ini turut mendapat dukungan dari Sekretariat Wakil Presiden guna memastikan keselarasan dengan agenda prioritas nasional dalam percepatan transformasi digital pendidikan.

Sebanyak 150 alumni LPDP telah dibekali untuk terjun langsung ke lapangan selama tiga bulan. Mereka akan ditempatkan di empat wilayah, yakni 50 peserta di Sumedang (Jawa Barat), 40 peserta di Kupang (Nusa Tenggara Timur), 30 peserta di Halmahera Utara (Maluku Utara), dan 30 peserta di Merauke (Papua Selatan).

Baca Juga :  JAWA BARAT BERKOMITMEN PERTAHANKAN ZONA INTEGRITAS WILAYAH BIROKRASI BERSIH DAN MELAYANI

Dalam pelaksanaannya, program ini berfokus pada lima aspek utama, yaitu optimalisasi pemanfaatan IFP dalam pembelajaran, pengembangan media interaktif, peningkatan kompetensi guru, penguatan ekosistem digital sekolah, serta pendampingan manajerial bagi kepala sekolah.

Sebelum diterjunkan, para peserta telah mengikuti pembekalan intensif selama sembilan hari dengan total 63 jam pelajaran, yang mencakup materi pedagogik, literasi digital, praktik penggunaan IFP, hingga komunikasi lintas budaya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap pemanfaatan teknologi di sekolah tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi bagian dari sistem pembelajaran yang berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi X Setujui Anggaran Kemendikdasmen Rp89,1 Triliun untuk Pendidikan 2027
Kemendikdasmen Buka Bantuan Kuliah S1/D4 untuk 150 Ribu Guru melalui PKA
Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026
ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027
Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV
Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI
GENTING Sasar 27.051 Keluarga Berisiko Stunting di Indramayu

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 04:21 WIB

Komisi X Setujui Anggaran Kemendikdasmen Rp89,1 Triliun untuk Pendidikan 2027

Rabu, 23 September 2026 - 04:17 WIB

Kemendikdasmen Buka Bantuan Kuliah S1/D4 untuk 150 Ribu Guru melalui PKA

Sabtu, 19 September 2026 - 12:01 WIB

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 07:02 WIB

Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

Berita Terbaru

Ilmu Pengetahuan

Mengapa AI Membutuhkan Banyak Air dan Listrik? Ini Penjelasannya

Senin, 21 Sep 2026 - 07:47 WIB