Kasus Laptop Rugikan Negara Rp 1,98 T, Nadiem Makarim Resmi Jadi Tersangka

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Mendikbudristek, Nadiem Makarim, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek, Kamis (4/9/2025). Foto: Kejagung RI

Eks Mendikbudristek, Nadiem Makarim, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek, Kamis (4/9/2025). Foto: Kejagung RI

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung resmi menetapkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Kasus ini disebut merugikan keuangan negara hingga Rp 1,98 triliun.

Penetapan status tersangka diumumkan pada Kamis, 4 September 2025. Nadiem langsung ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung untuk masa penahanan awal selama 20 hari.

Kejaksaan mengungkap bahwa pengadaan laptop untuk program digitalisasi sekolah tahun 2021–2022 dilakukan dengan penentuan spesifikasi yang diduga hanya cocok untuk perangkat Chromebook. Spesifikasi ini muncul setelah adanya beberapa pertemuan antara Nadiem dengan pihak Google Indonesia.

Baca Juga :  Pemkot Bandung Siapkan Masa Transisi, Sinkronisasi Program Prioritas dengan Visi Pemimpin Baru

Hasil audit BPKP menyebut kerugian negara mencapai Rp 1,98 triliun. Rinciannya, sekitar Rp 1,5 triliun berasal dari mark-up harga unit laptop, dan Rp 480 miliar dari pengadaan perangkat lunak. Dari total anggaran sekitar Rp 9,3 triliun, pemerintah berencana membeli 1,2 juta unit Chromebook.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Nadiem telah diperiksa sebanyak tiga kali oleh penyidik Kejagung. Ia juga dicegah bepergian ke luar negeri sejak Juni 2025.

Kejaksaan menegaskan akan terus mendalami peran pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam proyek ini. Termasuk kemungkinan adanya keuntungan pribadi atau aliran dana yang diterima oleh Nadiem maupun pihak terkait.

Baca Juga :  Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE, Momentum Perkokoh Kerukunan dan Toleransi di Kota Bandung

Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran program digitalisasi sekolah merupakan salah satu prioritas pemerintah di sektor pendidikan. Skandal pengadaan laptop bernilai jumbo ini tidak hanya menimbulkan kerugian besar bagi negara, tetapi juga memunculkan tanda tanya mengenai tata kelola anggaran pendidikan.

Kejagung menegaskan, penyidikan akan terus berlanjut hingga seluruh pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban hukum.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI
Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen
Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia
Kemendikdasmen dan Dekranas Luncurkan PKW 2026, Target Cetak 8.730 Wirausaha Muda
Kemendikdasmen Apresiasi Program Guruku, Buka Akses Beasiswa S2 untuk Tingkatkan Kompetensi Guru
Mentan Amran Bongkar 3 Dugaan Kasus Korupsi dan Mafia Pertanian, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Harga Ayam Hidup Disepakati Rp19.500 per Kg, Kementan Jaga Stabilitas Peternak

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:35 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:46 WIB

Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:36 WIB

Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:33 WIB

Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kemendikdasmen dan Dekranas Luncurkan PKW 2026, Target Cetak 8.730 Wirausaha Muda

Berita Terbaru