Bupati Bandung Barat Meninjau Langsung Proyek Perbaikan Jalan Haji Gofur

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, meninjau langsung proyek perbaikan Jalan Haji Gofur pada Rabu (20/8/2025) sore. Jalan tersebut merupakan salah satu akses vital bagi warga, terutama untuk mobilitas sehari-hari.

Jalan Haji Gofur selama ini dikenal sebagai jalur yang selalu padat setiap hari kerja. Di sepanjang jalan terdapat sejumlah sekolah, baik negeri maupun swasta, serta pasar yang ramai pada pagi hari. Selain itu, jalur ini juga menjadi salah satu akses menuju perkantoran Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat.

Permasalahan utama yang kerap dikeluhkan warga adalah banjir yang terjadi di depan pasar akibat saluran drainase tidak mampu menampung debit air. Ketika hujan deras, arus air yang meluap cukup kencang hingga memutus akses jalan. Kondisi serupa juga sering terjadi di Jalan Rawa Girang/Ciloa, akibat aliran air dari arah timur dan utara (Paku Haji).

Baca Juga :  KKP-POLRI Ungkap TPPO dan Distribusi BBM Solar Ilegal di Tual

Sebelumnya kawasan ini tidak pernah  mengalami genangan air. Namun setelah aliran air dari selokan lama tertutup dan  selokan baru yang kecil, kapasitas drainase tidak lagi memadai sehingga air meluap dan menutupi jalan.

Dalam kunjungannya, Jeje Ritchie Ismail memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan agar kualitas perbaikan benar-benar diperhatikan, mengingat proyek ini sempat tertunda karena kendala anggaran.

Walaupun perbaikan jalan ini berdampak terhadap akses dan usaha warga masyarakat yang aksesnya tertutup selama perbaikan berlangsung tetapi warga  menyambut baik perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi Jalan Haji Gofur. Menurut mereka, perbaikan ini sangat dinanti karena jalan tersebut menjadi jalur vital. Warga juga berharap perbaikan jalan yang juga diiringi dengan perbaikan drainase akan berpengaruh langsung serta memperlancar  aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat.

Baca Juga :  KPK Soroti Kepala Daerah yang Sibuk 'Ngonten', Tapi Tak Persoalkan Jika Bawa Manfaat

Tentunya perbaikan  dan drainase juga harus diiringi dengan menjaga kondisi alam bagian utara yang sebelumnya adalah kawasan pertanian dan resapan air untuk tidak dijadikan kawasan perumahan karena akan berdampak sangat besar bagi daerah di bagian selatan yang lebih rendah.

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru