Temuan Awal: Mesin Mati Mendadak, Ini Penyebab Jatuhnya Pesawat Air India

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

klopakindonesia.com – Laporan awal dari otoritas investigasi India mengungkap penyebab utama jatuhnya pesawat Air India Boeing 787-8 nomor penerbangan AI171 yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pada 12 Juni 2025 lalu. Dalam laporan yang dirilis Biro Investigasi Kecelakaan Udara India (AAIB), diketahui bahwa kedua mesin pesawat mati mendadak hanya beberapa detik setelah lepas landas dari Bandara Internasional Ahmedabad.

Penyebabnya, menurut penyelidikan awal, adalah perpindahan mendadak tuas kendali bahan bakar (fuel control switches) dari posisi “RUN” ke “CUTOFF”, yang secara otomatis memutus pasokan bahan bakar ke mesin.

Rekaman suara kokpit atau CVR (Cockpit Voice Recorder) mencatat momen kebingungan para pilot sesaat setelah insiden tersebut. Salah satu suara terdengar bertanya, “Mengapa kamu yang mematikan?” yang dijawab dengan, “Bukan saya.” Hal ini memperkuat dugaan bahwa perpindahan tuas tidak dilakukan secara sadar oleh pilot.

Baca Juga :  Kunjungan Pengurus Dekranasda Kabupaten Mimika Ke Galeri Patrakomala Dekranasda Kota Bandung

Desain tuas tersebut sebenarnya memiliki pengaman pegas dan tidak mudah berpindah tanpa tekanan disengaja. Namun hingga kini belum ada kesimpulan pasti apakah perpindahan itu merupakan kesalahan manusia, kerusakan mekanis, atau gangguan sistem elektronik.

Pihak Boeing dan Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) menyatakan bahwa desain tuas pengendali bahan bakar telah memenuhi standar keselamatan dan tidak ada arahan teknis baru yang perlu dikeluarkan. Namun FAA juga mengakui bahwa dokumentasi pemeliharaan sebelumnya sempat menyebut kemungkinan penguncian tuas belum diperiksa oleh operator.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi Laptop Chromebook, Kejagung Jadwalkan Periksa Nadiem Makarim sebagai Saksi

Serikat pilot Air India menyatakan keberatannya atas arah penyelidikan yang dianggap terlalu dini menyalahkan kru kokpit. Mereka meminta transparansi penuh dan menolak spekulasi bahwa insiden ini merupakan tindakan disengaja dari awak pesawat.

Laporan ini bersifat sementara dan belum menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab. Investigasi lanjutan masih akan dilakukan hingga laporan akhir dirilis pada akhir tahun 2025.


Editor: Tim Redaksi KlopakIndonesia
Sumber: Reuters, Times of India, AAIB India, The Sun, FAA

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap
Nasyirul Falah Amru Dorong Kejaksaan Agung Eksaminasi Kasus Hukuman Mati ABK Fandy dan Mahasiswa Unram

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:43 WIB

Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:03 WIB

Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026

Berita Terbaru