Libur Sekolah, Kepala BMKG Ingatkan Waspada Wisata ke Bandung-Batu

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Klopakindonesia.com – Memasuki masa libur sekolah pertengahan tahun, banyak keluarga di Indonesia memanfaatkan waktu untuk berwisata ke berbagai destinasi favorit, termasuk kawasan sejuk seperti Bandung di Jawa Barat dan Batu di Jawa Timur. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi di wilayah dataran tinggi dan pegunungan tersebut.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengimbau wisatawan agar tidak lengah terhadap kondisi cuaca meskipun sedang masa liburan. Menurutnya, wilayah Bandung dan Batu memang dikenal sebagai destinasi wisata unggulan dengan udara sejuk, namun karakter geografis dan iklimnya membuat kawasan ini rawan hujan lebat, kabut tebal, serta potensi longsor dan banjir bandang, terutama pada sore hingga malam hari.

“Masyarakat yang ingin berwisata ke daerah dataran tinggi seperti Bandung dan Batu agar memperhatikan informasi prakiraan cuaca harian. Jangan paksakan perjalanan jika kondisi cuaca ekstrem diprediksi terjadi,” tegas Dwikorita dalam keterangan pers yang dirilis BMKG, Jumat (28/6/2025).

Waspada Cuaca Ekstrem dan Dampaknya

BMKG mencatat adanya potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah pegunungan Jawa selama beberapa hari ke depan. Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang masih aktif, meski secara umum Indonesia telah memasuki musim kemarau.

Baca Juga :  Vendor Wajib Kelola Mandiri, Pemkot Bandung Tegaskan Aturan Pengelolaan Sampah

Kawasan wisata alam seperti Lembang, Ciwidey, dan Puncak di sekitar Bandung, serta kawasan Coban Rondo, Selecta, dan Songgoriti di sekitar Batu, menjadi lokasi yang perlu diwaspadai. Selain itu, perbukitan dan jalur-jalur berliku menuju kawasan tersebut juga rentan terhadap pohon tumbang dan jalan licin saat hujan deras.

Tips Aman Berwisata Saat Musim Peralihan

BMKG juga membagikan sejumlah tips agar masyarakat tetap aman dan nyaman saat berwisata di tengah potensi cuaca buruk:

  1. Cek prakiraan cuaca harian melalui aplikasi resmi InfoBMKG atau kanal media sosial BMKG sebelum berangkat.
  2. Hindari kegiatan di alam terbuka seperti hiking atau camping jika cuaca tampak mendung atau hujan.
  3. Perhatikan peringatan dini yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah atau pengelola wisata setempat.
  4. Bawa perlengkapan darurat, seperti jas hujan, senter, dan powerbank.
  5. Hindari berkendara malam hari di jalur pegunungan karena visibilitas rendah dan risiko longsor.
Baca Juga :  Mendikdasmen Gaungkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif di G20 Interfaith Forum (IF20)

Liburan Aman, Liburan Nyaman

Meskipun peringatan dikeluarkan, BMKG tidak melarang masyarakat untuk bepergian atau berwisata. Dwikorita menekankan bahwa kewaspadaan dan kesiapan adalah kunci utama agar liburan tetap berjalan lancar tanpa insiden yang merugikan.

“Liburan bisa tetap menyenangkan asal kita bijak dalam merencanakan perjalanan dan selalu memperhatikan faktor keselamatan,” tambahnya.

Sebagai tambahan, BMKG juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperkuat sistem peringatan dini dan memberikan pembaruan cuaca secara berkala guna membantu masyarakat dalam mengambil keputusan saat bepergian.


Editor: Tim Redaksi Klopak Indonesia
Foto: Dok. BMKG 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar
Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia
Diduga Cemarkan Nama Organisasi di Zoom, Tani Merdeka Jabar Layangkan Somasi ke Kadis Pertanian Indramayu
Wamendikdasmen: Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Inovasi dan Kemandirian Siswa
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG 2026

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:50 WIB

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:37 WIB

Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:21 WIB

Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:12 WIB

Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:06 WIB

Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia

Berita Terbaru