Drama OTT KPK: Jaksa Kabur, Dua Jaksa Ditangkap, Satu Menyusul ke Gedung KPK

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaksa Tri Taruna Fariadi Bantah Tabrak Petugas KPK, .

Jaksa Tri Taruna Fariadi Bantah Tabrak Petugas KPK, .

KLOPAKINDONESIA.COM – Jakarta – Seorang jaksa yang sempat melarikan diri dan diduga menabrak petugas saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) akhirnya tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan, Senin (22/12/2025).

Jaksa tersebut diketahui bernama Tri Taruna Fariadi, yang menjabat sebagai Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Taruna tiba di gedung KPK setelah sebelumnya tidak berada di lokasi saat OTT berlangsung.

Dalam operasi senyap yang digelar KPK pada Kamis (18/12/2025), Taruna diduga berupaya melarikan diri menggunakan kendaraan dan menyerempet hingga menabrak petugas KPK yang hendak mengamankannya. Aksi tersebut sempat menyita perhatian publik karena dinilai membahayakan keselamatan petugas penegak hukum.

Baca Juga :  SEB Pembelajaran Ramadan 1447 H/2026 M Resmi Terbit, Ini Jadwal dan Skema Lengkap dari Kemendikdasmen

Sebelum Taruna berhasil diamankan, dua jaksa lainnya lebih dulu ditangkap oleh tim KPK dalam OTT tersebut. Keduanya merupakan pejabat struktural di Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, masing-masing Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) HSU dan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel).

Ketiga jaksa tersebut kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait penanganan perkara. KPK menduga para tersangka meminta sejumlah uang kepada pihak tertentu dengan memanfaatkan kewenangan jabatan mereka.

Setelah sempat tidak tertangkap dalam OTT, Tri Taruna Fariadi akhirnya menyerahkan diri dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Saat tiba, Taruna tampak mengenakan rompi tahanan dan langsung digiring ke ruang pemeriksaan.

Baca Juga :  Berantas Judi Online, Menkopolkam: Pemerintah Tetapkan Tiga Prioritas

Kepada awak media, Taruna membantah telah menabrak petugas maupun sengaja melarikan diri. Meski demikian, KPK menegaskan seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan upaya menghalangi penangkapan, akan didalami dalam proses penyidikan.

KPK menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk perlawanan maupun tindakan yang membahayakan petugas saat menjalankan tugas. Kasus ini sekaligus menambah daftar penanganan perkara korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum dan menjadi sorotan serius publik.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Dua Penghargaan Nasional 2026 atas Komunikasi Publik dan Program Keberlanjutan
Kementan Gelar Tanam Serentak Tebu di 30 Kabupaten, Percepat Target Swasembada Gula Nasional
Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Perkuat Dukungan Ekspansi Internasional
BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:04 WIB

Bio Farma Raih Dua Penghargaan Nasional 2026 atas Komunikasi Publik dan Program Keberlanjutan

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:51 WIB

Kementan Gelar Tanam Serentak Tebu di 30 Kabupaten, Percepat Target Swasembada Gula Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:37 WIB

Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Perkuat Dukungan Ekspansi Internasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Berita Terbaru