Fakta Terbaru Longsor Tambang Galian C Gunung

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia.Cirebon – Pada Jumat, 30 Mei 2025, terjadi bencana longsor di tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Peristiwa ini menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 8 orang lainnya masih dalam pencarian hingga Sabtu pagi, 31 Mei 2025 .

Fakta dan Update Terbaru:

  • Waktu Kejadian: Sekitar pukul 09.30 WIB
  • Lokasi: Tambang Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat
  • Korban: 14 orang meninggal dunia, 8 orang masih hilang, dan 4 orang mengalami luka-luka
  • Kerusakan: Tiga unit ekskavator dan enam truk tertimbun material longsor

Upaya Penanganan:

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban. Namun, proses pencarian sempat dihentikan sementara pada malam hari karena kondisi tanah yang labil dan minimnya penerangan .

Tindakan Pemerintah:

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memerintahkan penutupan tambang Gunung Kuda serta empat tambang lainnya yang dianggap berisiko tinggi. Beliau juga mengungkapkan bahwa lokasi tambang tersebut sebelumnya telah diidentifikasi sebagai area rawan longsor .

Baca Juga :  Jembatan Bailey Teupin Mane Dikebut, Prabowo Pantau Langsung Progresnya

Faktor Risiko:

Menurut Badan Geologi, lokasi tambang berada di zona kerentanan gerakan tanah tinggi, dengan kemiringan lereng yang curam dan aktivitas tambang yang tidak memenuhi standar keselamatan .

Penyelidikan:

Pihak kepolisian telah memeriksa enam orang terkait pengelolaan tambang untuk menyelidiki penyebab longsor dan kemungkinan kelalaian dalam operasional tambang .

Berikut adalah daftar 14 korban meninggal dunia akibat longsor di tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang terjadi pada Jumat, 30 Mei 2025:

  1. Sanuri (47 tahun), warga Blok Dukumulya, Desa Semplo, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.
  2. Andri bin Surasa (41 tahun), warga Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
  3. Sukadi bin Sana (48 tahun), warga Desa Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
  4. Sukendra bin Hadi (51 tahun), warga Blok Wanggungwangi, Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
  5. Dendi Irmawan (45 tahun), warga Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung.
  6. Sarwa bin Sukira (36 tahun), warga Blok Pontas, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
  7. Rusjaya (48 tahun), warga Blok Beberan Barat RT 02 RW 01, Desa Beberan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.
  8. Rino Ahmadi bin Wahyudin (28 tahun), warga Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
  9. Ikad Budiarso bin Arsiana (47 tahun), warga Desa Budur, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.
  10. Toni, warga Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.
  11. Wastoni Hamzah bin Sukrodin (25 tahun), warga Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.
  12. Jamaludin bin Ali (60 tahun), warga Desa Srengseng RT 15 RW 004, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.
  13. Suparta bin Supa (42 tahun), warga Desa Kepuh RT 005 RW 001, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.
  14. Rion Firmansyah, warga Gunung Santri, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.
Baca Juga :  Pemkot Sediakan 300 Tiket Gratis Bandros dan TMB pada Bandung Great Sale 2024

Sebagian besar korban telah dievakuasi ke RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, untuk proses identifikasi dan pemulasaran. Pihak berwenang terus melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang dan memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 09:28 WIB

Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Berita Terbaru