Pemdakab Bogor Luncurkan Saung Inflasi, Jaga Stabilitas Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 04:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemdakab Bogor luncurkan saung inflasi yang berlokasi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, saung inflasi ini dibangun bukti komitmen Pemkab Bogor dalam mengoptimalkan pengendalian inflasi di Kabupaten Bogor serta sebagai upaya menjaga stabilitas pangan terutama pangan beras.

Peluncuran saung inflasi ini dilakukan langsung oleh Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri didampingi Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, dan Plt. Kepala DKP Kabupaten Bogor, pada Kamis (28/11/2024).

Saung inflasi ini terdiri dari lima inflasi kios yaitu satu di Kantor DKP Kabupaten Bogor dan lainnya tersebar di beberapa kecamatan yang dikelola langsung oleh para Kelompok Tani yakni dua di Bojong Kulur Kecamatan Cileungsi, satu di Kecamatan Ciomas, dan satu di Kecamatan Dramaga.

Bachril Bakri menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terbangunnya saung inflasi yang merupakan inovasi yang cukup spektakuler sehingga penanganan dan pengendalian inflasi ini dapat dilakukan secara terpadu melalui saung inflasi.

Baca Juga :  Kemendukbangga/BKKBN Jabar dan Indofood Perkuat Program GENTING Cegah Stunting di Kota Bogor

Pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas pangan dapat dilakukan melalui saung inflasi melalui kios pangan dan urban farming

Di tempat yang sama, Plt. Kepala DKP Kabupaten Bogor, Bambang Setia Aji menjelaskan ada lima kios pangan dalam program saung inflasi ini dengan tujuan untuk menjaga stabilitas pangan beras utamanya di Kabupaten Bogor ini.

Pada prinsipnya di kios pangan komoditas yang dijual tidak jauh berbeda dengan yang dijual melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Komoditasnya ada beras, bawang merah, gula, telur, dan lain sebagainya, dengan harga yang memang relatif lebih murah dari harga pasar.

“Kios atau saung invasi ini adalah reborn atau lahir kembali dari toko tani Indonesia, jadi memang sudah ada sebelumnya, hanya memang kita hidupkan lebih masif lagi. Sementara di urban farming ini terdapat beragam benih, bibit, pupuk organik, ada polibag juga peralatan perkebunan dan ada budidaya maggot,” tutur Plt. Kadis DKP Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Partai NasDem Memberhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR Fraksi NasDem

Ia juga menyampaikan, terkait upaya pengendalian inflasi yang dilakukan Pemkab Bogor melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) telah dilaksanakan sebanyak 56 kali pak, termasuk hari ini. Dengan total komoditas, beras sudah 245 ton, ayam 20 ton, daging ayam dan daging sapi 7 ton, minyak goreng 45 ton, gula pasir 30 ton, cabai 2 ton, dan bawang merah dan bawang putih kurang lebih 4 ton.

“Kami berharap dengan adanya saung inflasi ini kita dapat menjaga aksesibilitas pangan masyarakat yang berkualitas, aman, bergizi, seimbang dan terjangkau sehingga masyarakat dapat menikmati terhadap kualitas pangan yang baik,” imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru