Pembinaan Statistik Sektoral Bangun dan Perkuat Basis Data Akurat dan Terintegrasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk mendukung terwujudnya data statistik sektoral berkualitas dan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan efektif maka penting untuk membangun dan memperkuat basis data yang akurat dan terintegrasi.

Hal tersebut diungkapkan Pj Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan saat membuka sosialisasi pembinaan statistik sektoral bagi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bandung di Mutiara Hotel Kota Bandung, Rabu 28 Agustus 2024.

“Data yang akurat dan terintegrasi ini menjadi landasan utama dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan. Kita membuat rancangan teknokratik ini data yang harus menjadi landasan. Maka penting pengolahan data yang baik dan benar dengan pengolahan data melalui statistik yang akurat dan terintegrasi,” katanya.

Menurutnya, baik perencanaan maupun pengambilan kebijakan, tanpa data yang valid sulit untuk menghasilkan program yang tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Amanda Resmikan Dekranasda Art Space Kota Bogor

Untuk itu, Pemkot Bandung terus berkomitmen membina dan memperkuat aparatur untuk menyajikan data yang akurat dan terintegrasi dengan melakukan pembinaan berkelanjutan kepada 60 perangkat daerah

“Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, data yang dihasilkan tidak hanya akurat tetapi juga relevan menjawab persoalan kekinian,” ujarnya.

Pembinaan ini, lanjutnya, juga merupakan upaya membangun sinergi antar instansi pemerintah, akademi dan masyarakat dalam pengelolaan data. Data ini penting untuk melihat persoalan Kota Bandung dari berbagai sektor.

“Dengan komitmen memperkuat statistik data sektoral maka akan menghasilkan kebijakan yang tepat pula untuk Kota Bandung semakin maju,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Bandung, Samiran mengatakan, pembinaan statistik sektoral bagi perangkat daerah merupakan amanah dari Perpres 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI). BPS ditugaskan sebagai pembina data berkolaborasi dengan Diskominfo sebagai wali data.

Baca Juga :  Gelar BJB EXPORTPRENEUR, bank bjb Siap Lahirkan Eksportir Baru

Samiran mengatakan, Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kota Bandung telah mencapai 3,02 dan merupakan salah satu pemerintah daerah dengan nilai IPS tertinggi tingkat Kabupaten/Kota dan mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.

Untuk itu dalam rangka meningkatkan IPS ini, kata dia, BPS melaksanakan pembinaan kepada seluruh perangkat daerah di Kota Bandung.

“Kita harapkan IPS nya semakin baik data yang dihasilkan juga semakin baik sehingga menunjang perencanaan pembangunan Kota Bandung,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri seluruh perangkat daerah dan kecamatan di Kota Bandung. 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh
Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Melalui Pembentukan Pokja BSAN di Daerah
Mensesneg: Pergantian Pimpinan BGN Tidak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:54 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026

Berita Terbaru

NEWS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:54 WIB