Transformasi dan Inovasi Bio Farma untuk Kemandirian dan Ketahanan Industri Farmasi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Agustus 2024 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung, 22 Agustus 2024. Bio Farma, perusahaan Lifescience terkemuka di Indonesia, tekankan aspek keamanan serta kualitas dari vaksin nOPV2 (novel Poliomyelitis tetes tipe 2). Hal ini disampaikan oleh Acep Riza Wijayadikusumah, Kepala Divisi Pengembangan produk life science Bio Farma dan dr. Mita Puspita, Manajer Uji Klinis Vaksin Bakteri, pada media gathering yang dilaksanakan di Kabupaten Bandung, 22 Agustus 2024.

Dalam presentasinya, Acep Riza menjelaskan bahwa polio, meskipun bukan penyakit baru, tetap menjadi ancaman serius bagi anak-anak, terutama yang belum diimunisasi. “Polio dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian karena merusak otot-otot pernapasan. Vaksinasi adalah satu-satunya cara efektif untuk mencegah polio,” tegasnya.

Vaksin novel poliomyelitis tipe 2 (nOPV2), adalah bagian dari upaya global untuk memberantas polio. Vaksin nOPV2 ini sudah dikembangkan sejak 2014 sebagai respons terhadap kebutuhan akan vaksin yang lebih aman dan efektif dalam mencegah polio tipe 2, yang hingga tahun 1999 masih menjadi ancaman ganas di berbagai belahan dunia. Vaksin ini sudah terbukti efektif, dengan lebih dari 1 miliar dosis yang telah didistribusikan di 35 negara. Di Indonesia sendiri, sekitar 30 juta dosis vaksin sudah digunakan oleh 15 juta anak.

Baca Juga :  Blue Screen Massal Windows OS Menyebabkan Penerbangan, TV, Perbankan dan Layanan Publik Lainnya Lumpuh

Vaksin nOPV2 yang diproduksi oleh Biofarma telah melewati serangkaian uji klinis fase 1, 2, 3 yang melibatkan lebih dari 2000 orang dari berbagai belahan dunia. nOPV2 dapat diterima dengan baik oleh berbagai kalangan, dari orang dewasa, hingga bayi dan anak-anak, termasuk bayi baru lahir.

Mita Puspita, Manajer Uji Klinis Vaksin Bakteri, menekankan bahwa proses pembuatan vaksin bukanlah hal yang sederhana. “Pembuatan vaksin dapat memakan waktu 7, 10 hingga 15 tahun, mulai dari pengembangan hingga uji klinis dan pengawasan keamanan. Bahkan setelah vaksin beredar, pengawasan terus dilakukan melalui post-marketing surveillance untuk memastikan keamanannya,” jelas Dr. Rini.

Indonesia melalui Biofarma, menunjukkan kemampuannya dalam inovasi dan kontribusi nyata terhadap kesehatan global. Vaksin nOPV2 hasil produksi Biofarma tidak hanya digunakan di dalam negeri, tetapi juga diekspor ke berbagai negara.

Acara yang bertema Transformasi dan Inovasi Bio Farma untuk kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional ini, menunjukkan peran strategis Indonesia dalam memerangi polio dan penyakit lainnya, sekaligus mempromosikan standar kualitas produk yang diakui secara internasional.

Baca Juga :  Maulid Nabi Muhammad SAW

Media Gathering Bio Farma tahun 2024 ini diikuti oleh sekitar 40 wartawan dari berbagai media massa di kota Bandung dan Jakarta. Sementara itu, Head of Corporate Communication Bio Farma, Iwan Setiawan dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan, media gathering ini sebagai silaturahmi dan apresiasi dari Bio Farma atas dukungan teman-teman media terhadap Bio Farma selama ini melalui pemberitaan yang positif dan empatik.

“Pemberitaan yang mengedukasi publik akan pentingnya vaksin untuk masyarakat tidak saja membuat awarenes masyarakat akan kesehatan meningkat, tetapi juga sebagai modal dasar pembangunan kualitas manusia Indonesia yang semakin baik ke depannya,” kata Iwan yang didampingi oleh Manager Hubungan Eksternal PT Bio Farma (Persero). Yuni Miyansari.

Dengan komitmen kuat terhadap inovasi dan kemandirian, Bio Farma terus berperan sebagai tulang punggung ketahanan kesehatan nasional dan global, memastikan bahwa setiap anak di dunia memiliki akses ke vaksin yang aman, berkualitas, dan efektif.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi! Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun Mulai 1 Juni 2026, Pertamax Turbo Naik
Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan
Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia
Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan
SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya
Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan
BGN Ungkap 8.182 SPPG Pernah Disuspend, Ribuan Dapur MBG Terkendala Infrastruktur dan Tata Kelola

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:40 WIB

Resmi! Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun Mulai 1 Juni 2026, Pertamax Turbo Naik

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:35 WIB

Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:41 WIB

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Juni 2026 - 19:27 WIB

Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:07 WIB

Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Berita Terbaru

NEWS

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026 - 19:41 WIB