Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral di media sosial, sejumlah unggahan peringatan Hari Lahir Pancasila dari lembaga negara seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia (Setwapres), dan Divisi Humas Polri menuai kritik karena menampilkan lambang Garuda Pancasila dengan jumlah bulu sayap yang tidak sesuai aturan resmi.

Warganet menyoroti adanya perbedaan jumlah helai bulu pada sayap dan ekor Garuda di beberapa poster yang diunggah akun resmi lembaga tersebut. Dugaan penggunaan gambar hasil kecerdasan buatan (AI) tanpa pengecekan ulang pun ramai diperbincangkan.

Dalam unggahan yang sempat beredar, poster BRIN disebut menampilkan 16 bulu di sayap kiri, 15 di sayap kanan, dan 7 bulu ekor. Poster Setwapres disebut memiliki 18 helai bulu di kedua sayap Garuda. Sementara unggahan Divisi Humas Polri disebut menampilkan jumlah bulu yang juga tidak konsisten.

BRIN kemudian menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan menghapus unggahan tersebut. Lembaga itu mengaku akan lebih teliti dalam proses pembuatan konten di masa mendatang.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris

Lambang Garuda Pancasila identitas bangsa yang sarat makna filosofis

Sebagaimana diketahui, lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, bukan hanya simbol identitas bangsa. Setiap bagian pada burung Garuda memiliki makna filosofis yang mendalam, termasuk jumlah bulu yang melekat pada sayap, leher, dan ekornya. Menariknya, jumlah bulu tersebut dirancang secara khusus untuk mengabadikan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Indonesia, yakni Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Pada masing-masing sayap kiri dan kanan terdapat 17 helai bulu yang melambangkan tanggal 17. Kemudian, pada bagian ekor terdapat 8 helai bulu yang merepresentasikan bulan Agustus, bulan kedelapan dalam kalender Masehi. Sementara itu, di bagian pangkal ekor terdapat 19 helai bulu dan pada leher terdapat 45 helai bulu. Jika digabungkan, angka-angka tersebut membentuk 17-8-1945, yakni tanggal Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Jabar Raih 7 Penghargaan Di Adu Genre Tingkat Nasional 2024

Selain jumlahnya yang sarat makna historis, bulu-bulu pada Garuda juga menjadi bagian dari simbol kekuatan. Paruh, sayap, cakar, dan ekor Garuda menggambarkan tenaga, keberanian, serta kemampuan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan menjaga kedaulatan negara.

Warna emas yang mendominasi tubuh Garuda juga melambangkan keagungan, kemuliaan, dan kejayaan bangsa Indonesia. Karena itu, Garuda Pancasila tidak hanya merepresentasikan kekuatan fisik, tetapi juga cita-cita luhur yang ingin diwujudkan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Filosofi Garuda Pancasila tidak berhenti pada jumlah bulu. Di dada Garuda terdapat perisai yang memuat lima lambang sila Pancasila sebagai dasar negara. Sementara itu, cakar Garuda mencengkeram pita bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang
Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P
Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup
Komisi III DPR Responsif Tangani Kasus Hukum, Dorong Reformasi hingga RUU Perampasan Aset
DPR Soroti Data Bansos Tak Akurat, Pekerja Rentan Bisa Kehilangan Bantuan
Prabowo: Strategi Transformasi Bangsa Fokus Angkat Jutaan Rakyat dari Kemiskinan
PT Pos Indonesia Gagal Bayar Bunga Sukuk Ijarah Rp11,65 Miliar
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG karena Tak Penuhi SLHS

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:19 WIB

Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang

Rabu, 2 September 2026 - 06:16 WIB

Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P

Rabu, 2 September 2026 - 06:10 WIB

Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup

Rabu, 2 September 2026 - 06:06 WIB

Komisi III DPR Responsif Tangani Kasus Hukum, Dorong Reformasi hingga RUU Perampasan Aset

Rabu, 2 September 2026 - 05:54 WIB

DPR Soroti Data Bansos Tak Akurat, Pekerja Rentan Bisa Kehilangan Bantuan

Berita Terbaru