Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, KlopakIndonesia.com – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan dan kualitas Program Sekolah Rakyat (SR), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten dan dialog bersama siswa serta tenaga kependidikan Sekolah Rakyat SMA 34 Lebak di Lebak, Minggu (31/5/2026).

Menurut Fajar, Program Sekolah Rakyat merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mampu meraih masa depan yang lebih baik.

“Pendidikan adalah jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Melalui Sekolah Rakyat, negara hadir untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak agar dapat meraih cita-citanya,” ujar Fajar.

Kepala Sekolah Rakyat SMA 34 Lebak, Candra Lestiantara Budiharja, menjelaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya saat ini membina 100 siswa yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak. Sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga kelompok ekonomi desil satu yang sebelumnya menghadapi berbagai keterbatasan dalam mengakses pendidikan.

Ia juga mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat SMA 34 Lebak berhasil meraih predikat tata kelola terbaik kedua secara nasional di antara seluruh Sekolah Rakyat di Indonesia. Prestasi tersebut diraih berkat dukungan berbagai pihak, termasuk unit pelaksana teknis Kemendikdasmen, BPMP Provinsi Banten, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga :  PON XXI/2024 ACEH SUMUT Tim Sepakbola Jabar Menang Dramatis atas Kalsel untuk Melaju ke Final

Dalam kesempatan itu, Fajar turut membagikan kisah hidupnya yang penuh keterbatasan ekonomi. Ia menceritakan pengalaman membantu ibunya berjualan gorengan keliling kampung serta perjuangan sang ibu yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia demi membiayai pendidikan anak-anaknya.

Melalui pengalaman tersebut, ia mengajak para siswa untuk tetap optimistis dan tidak menjadikan kondisi ekonomi sebagai hambatan dalam meraih cita-cita.

“Latar belakang ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih cita-cita. Yang terpenting adalah kemauan belajar, kerja keras, dan konsistensi dalam berusaha,” pesannya.

Fajar juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan keberlanjutan pendidikan bagi lulusan Sekolah Rakyat hingga jenjang perguruan tinggi. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai skema bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Garuda, Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen, serta berbagai program beasiswa lainnya.

“Pemerintah sudah menyiapkan beberapa skema beasiswa. Ada KIP, ada Beasiswa Garuda, ada Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen, dan juga berbagai program beasiswa lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan,” katanya.

Baca Juga :  Exit Tol KM 149 Gedebage Kembali Beroperasi Akhir Desember 2024

Selain bantuan pendidikan, para siswa juga akan mendapatkan pendampingan untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur afirmasi maupun prestasi.

“Ada afirmasi kuliah, ada beasiswa, ada jalur prestasi. Nanti siswa Sekolah Rakyat juga akan mendapatkan pendampingan apabila ingin melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi,” jelasnya.

Menurut Fajar, keberlanjutan pendidikan hingga perguruan tinggi merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo agar manfaat Program Sekolah Rakyat dapat dirasakan dalam jangka panjang dan menjadi instrumen pemutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Selain berdialog dengan siswa, Wamendikdasmen juga menyerap aspirasi tenaga kependidikan terkait pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Ia menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan berbagai aspek administratif maupun operasional program berjalan semakin baik.

Dalam pelaksanaannya, Program Sekolah Rakyat melibatkan berbagai kementerian sesuai tugas dan kewenangannya. Kementerian Sosial berperan dalam pengelolaan program, sementara Kemendikdasmen mendukung melalui penyusunan kurikulum, penyiapan tenaga pendidik, serta penguatan mutu pendidikan.

Fajar berharap Sekolah Rakyat mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

“Bapak Presiden sudah memerintahkan supaya ada keberlanjutan Sekolah Rakyat hingga kuliah. Kesempatan itu ada, beasiswa itu ada,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia
SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya
Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan
BGN Ungkap 8.182 SPPG Pernah Disuspend, Ribuan Dapur MBG Terkendala Infrastruktur dan Tata Kelola
BGN Tegaskan Tak Ada Pungutan dalam Pengajuan SPPG, Dukung Penuh Pengusutan Dugaan Penipuan MBG di Lombok Timur
Indonesia Cetak Sejarah! Tembus Final IFA7 World Championship 2026 Setelah Singkirkan Brasil
Misteri Satu Keluarga Tewas di Tenda Glamping Posong Temanggung, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:41 WIB

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Juni 2026 - 19:27 WIB

Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:16 WIB

SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya

Senin, 1 Juni 2026 - 11:07 WIB

Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Senin, 1 Juni 2026 - 09:22 WIB

BGN Ungkap 8.182 SPPG Pernah Disuspend, Ribuan Dapur MBG Terkendala Infrastruktur dan Tata Kelola

Berita Terbaru

NEWS

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026 - 19:41 WIB