Lebak, KlopakIndonesia.com – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan dan kualitas Program Sekolah Rakyat (SR), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten dan dialog bersama siswa serta tenaga kependidikan Sekolah Rakyat SMA 34 Lebak di Lebak, Minggu (31/5/2026).
Menurut Fajar, Program Sekolah Rakyat merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mampu meraih masa depan yang lebih baik.
“Pendidikan adalah jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Melalui Sekolah Rakyat, negara hadir untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak agar dapat meraih cita-citanya,” ujar Fajar.
Kepala Sekolah Rakyat SMA 34 Lebak, Candra Lestiantara Budiharja, menjelaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya saat ini membina 100 siswa yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak. Sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga kelompok ekonomi desil satu yang sebelumnya menghadapi berbagai keterbatasan dalam mengakses pendidikan.
Ia juga mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat SMA 34 Lebak berhasil meraih predikat tata kelola terbaik kedua secara nasional di antara seluruh Sekolah Rakyat di Indonesia. Prestasi tersebut diraih berkat dukungan berbagai pihak, termasuk unit pelaksana teknis Kemendikdasmen, BPMP Provinsi Banten, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Fajar turut membagikan kisah hidupnya yang penuh keterbatasan ekonomi. Ia menceritakan pengalaman membantu ibunya berjualan gorengan keliling kampung serta perjuangan sang ibu yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia demi membiayai pendidikan anak-anaknya.
Melalui pengalaman tersebut, ia mengajak para siswa untuk tetap optimistis dan tidak menjadikan kondisi ekonomi sebagai hambatan dalam meraih cita-cita.
“Latar belakang ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih cita-cita. Yang terpenting adalah kemauan belajar, kerja keras, dan konsistensi dalam berusaha,” pesannya.
Fajar juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan keberlanjutan pendidikan bagi lulusan Sekolah Rakyat hingga jenjang perguruan tinggi. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai skema bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Garuda, Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen, serta berbagai program beasiswa lainnya.
“Pemerintah sudah menyiapkan beberapa skema beasiswa. Ada KIP, ada Beasiswa Garuda, ada Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen, dan juga berbagai program beasiswa lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan,” katanya.
Selain bantuan pendidikan, para siswa juga akan mendapatkan pendampingan untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur afirmasi maupun prestasi.
“Ada afirmasi kuliah, ada beasiswa, ada jalur prestasi. Nanti siswa Sekolah Rakyat juga akan mendapatkan pendampingan apabila ingin melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi,” jelasnya.
Menurut Fajar, keberlanjutan pendidikan hingga perguruan tinggi merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo agar manfaat Program Sekolah Rakyat dapat dirasakan dalam jangka panjang dan menjadi instrumen pemutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Selain berdialog dengan siswa, Wamendikdasmen juga menyerap aspirasi tenaga kependidikan terkait pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Ia menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan berbagai aspek administratif maupun operasional program berjalan semakin baik.
Dalam pelaksanaannya, Program Sekolah Rakyat melibatkan berbagai kementerian sesuai tugas dan kewenangannya. Kementerian Sosial berperan dalam pengelolaan program, sementara Kemendikdasmen mendukung melalui penyusunan kurikulum, penyiapan tenaga pendidik, serta penguatan mutu pendidikan.
Fajar berharap Sekolah Rakyat mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
“Bapak Presiden sudah memerintahkan supaya ada keberlanjutan Sekolah Rakyat hingga kuliah. Kesempatan itu ada, beasiswa itu ada,” tegasnya.


























