BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

INIKANAKU.MY.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan aplikasi “Reviu MBG” sebagai upaya memperkuat pengawasan dan evaluasi kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara langsung dari lapangan.

Aplikasi ini memungkinkan para penanggung jawab (Person in Charge/PIC) di titik penerima manfaat, seperti guru, kepala posyandu, pengurus pesantren, dan pihak terkait lainnya, untuk memberikan penilaian terhadap makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat setiap hari.

Melalui sistem digital tersebut, BGN dapat memperoleh umpan balik secara cepat dan akurat mengenai kualitas makanan yang disajikan, sehingga perbaikan dapat dilakukan lebih responsif apabila ditemukan kendala di lapangan.

Dalam aplikasi Reviu MBG, penilaian dilakukan berdasarkan empat parameter utama, yaitu ketepatan waktu pendistribusian, aroma makanan, rasa makanan, serta variasi menu. Hasil penilaian dari para PIC akan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara program untuk memastikan standar kualitas makanan tetap terjaga.

Baca Juga :  Lokovasia 2024, Upaya Strategis Perkuat Ekosistem Musik Tradisi Nusantara

Peluncuran aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen BGN dalam menjaga mutu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini terus diperluas jangkauannya di berbagai daerah. Selain memastikan makanan tersalurkan tepat waktu, BGN juga menaruh perhatian besar pada kualitas hidangan yang diterima masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok sasaran lainnya.

Dengan adanya Reviu MBG, proses monitoring tidak lagi hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi juga melibatkan penilaian langsung dari pihak yang menyaksikan dan mendampingi penerima manfaat setiap hari. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Prabowo Targetkan Swasembada Pangan Nasional Tiga Tahun, Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

BGN berharap aplikasi tersebut dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program MBG sekaligus memastikan setiap penerima manfaat memperoleh makanan bergizi yang layak, aman, dan berkualitas.

Meta Description: Badan Gizi Nasional meluncurkan aplikasi Reviu MBG untuk memperkuat pengawasan kualitas Program Makan Bergizi Gratis melalui penilaian langsung dari guru, kepala posyandu, dan pengurus pesantren.

Slug: bgn-luncurkan-aplikasi-reviu-mbg-pengawasan-kualitas-makan-bergizi-gratis

Ringkasan: BGN meluncurkan aplikasi Reviu MBG yang memungkinkan guru, kepala posyandu, dan pengurus pesantren menilai kualitas makanan Program Makan Bergizi Gratis berdasarkan ketepatan waktu distribusi, aroma, rasa, dan variasi menu.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI
Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen
Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia
Kemendikdasmen dan Dekranas Luncurkan PKW 2026, Target Cetak 8.730 Wirausaha Muda
Kemendikdasmen Apresiasi Program Guruku, Buka Akses Beasiswa S2 untuk Tingkatkan Kompetensi Guru
Mentan Amran Bongkar 3 Dugaan Kasus Korupsi dan Mafia Pertanian, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Harga Ayam Hidup Disepakati Rp19.500 per Kg, Kementan Jaga Stabilitas Peternak

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:35 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:46 WIB

Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:36 WIB

Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:33 WIB

Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia

Berita Terbaru