6 Tersangka Kerusuhan May Day Bandung Positif Tramadol, Polisi Dalami Keterlibatan Kelompok Anarko

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Tim Satgas Gakkum Polda Jawa Barat mengungkap perkembangan terbaru kasus kerusuhan saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Bandung. Dari hasil pemeriksaan, enam orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka diketahui positif mengonsumsi obat terlarang.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa seluruh tersangka berinisial MRN (21), MRA (17), RS (19), MFNA (19), FAP (21), dan HIS (20), terbukti mengonsumsi Tramadol berdasarkan hasil tes urine.

“Seluruh tersangka positif mengonsumsi obat terlarang Tramadol,” ujar Hendra, Sabtu (2/5/2026).

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa obat-obatan dari salah satu tersangka, di antaranya Tramadol, Alprazolam, Mersi, Euforis, dan Risperidone. Temuan ini kini turut ditangani Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Pasca Gangguan PDN, Menkominfo: Layanan Publik Segera Pulih Bertahap

Menurut Hendra, kondisi para pelaku yang berada di bawah pengaruh obat terlarang diduga berkontribusi terhadap tindakan anarkistis yang terjadi. Aksi tersebut meliputi perusakan fasilitas umum seperti lampu lalu lintas, pembakaran videotron, serta pos polisi di kawasan Cikapayang.

Kerusuhan bermula setelah aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, berakhir. Namun, sekelompok massa berpakaian hitam dan mengenakan penutup wajah diduga menyusup dan melanjutkan aksi di wilayah Cikapayang dan Tamansari.

Di lokasi tersebut, massa melakukan berbagai aksi perusakan, membakar fasilitas umum, serta memblokade jalan menggunakan dahan pohon dan traffic cone. Saat aparat keamanan mencoba membubarkan massa, terjadi perlawanan berupa pelemparan batu ke arah petugas.

Baca Juga :  Yuk, Ajukan KPR di bank bjb, Suku Bunga Murah Berlimpah Hadiah

Polisi kemudian melakukan tindakan pengamanan dengan menembakkan gas air mata dan berhasil mengamankan sejumlah orang. Dari hasil pemeriksaan, petugas juga menemukan benda berbahaya seperti molotov di antara barang bawaan pelaku.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyebut kelompok pelaku sebagai bagian dari kelompok anarko yang tidak memiliki tujuan menyampaikan aspirasi, melainkan melakukan kerusuhan.

Polda Jabar menegaskan akan mendalami keterlibatan pihak lain yang diduga memanfaatkan pelajar dalam aksi tersebut, termasuk menelusuri asal-usul obat terlarang yang dikonsumsi para tersangka.

“Kami juga mengimbau kepada orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun tindakan kekerasan,” tutup Hendra.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis
Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim
Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan
Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel
Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla, PT MPK Dibekukan
Mentan Amran Ajak Wahdah Islamiyah Perangi Mafia Pangan dan Lindungi Rakyat
Indonesia dan RRT Siapkan Kelompok Kerja untuk Kerja Sama AI dan Teknologi
Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Mentan Amran Ajak Wahdah Islamiyah Perangi Mafia Pangan dan Lindungi Rakyat

Berita Terbaru