BANDUNG – Memanfaatkan momentum penuh berkah di bulan suci Ramadan, PT Pegadaian Kantor Wilayah X Jawa Barat menggelar aksi sosial bertajuk “Ramadan Bareng Tring! by Pegadaian” di Trans Studio Mall Bandung pada Sabtu (7/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian menyalurkan santunan dan bantuan sarana prasarana kepada 50 anak dari Satuan Pelayanan Griya Ramah Anak Bandung, lembaga yang berada di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, kepada Faizar selaku pembina Satuan Pelayanan Griya Ramah Anak Bandung.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi berbagai kebutuhan penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak, antara lain sarana dan prasarana penunjang pendidikan, alat kesehatan, serta paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama bulan Ramadan.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Melalui program ‘Ramadan Bareng Tring!’ ini, kami ingin memastikan kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, terutama anak-anak di Griya Ramah Anak Bandung. Kami percaya pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi utama masa depan mereka,” ujar Eko.
Ia berharap bantuan sarana pendidikan dan kesehatan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, serta meraih cita-cita meskipun berada dalam keterbatasan.
Kegiatan ini juga berlangsung meriah dengan melibatkan anak-anak dalam rangkaian acara Tring! by Pegadaian yang dikemas dengan hiburan edukatif, sehingga menambah keceriaan mereka di akhir pekan Ramadan.
Melalui program sosial ini, PT Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh bersama masyarakat. Bagi Pegadaian, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan bagi masyarakat luas.


























